Kebanyakan Memotret Anak, Orang Tua Malah Lupa Perkembangannya

Ilustrasi memotret anak - ise.ace.uk
11 September 2018 16:35 WIB Salsabila Annisa Azmi Lifestyle Share :
Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia

Harianjogja.com, JOGJA—Memotret anak dan mengunggahnya ke media sosial atau yang disebut kerap dilakukan orang tua. Fenomena ini jika tak disadari, bisa kebablasan dan malah memengaruhi perkembangan anak.

Psikolog Universitas Gadjah Mada, Budi Andayani. Ia menyebut seringkali orang tua tidak memperhatikan batas atau frekuensi kegiatan pengunggahan tersebut. Hal tersebut harus diwaspadai oleh orang tua masa kini.

Ani mengatakan sewajarnya orang tua berada dalam jarak yang dekat dengan anak tanpa penghalang fokus apapun termasuk gadget. Sekadar bertanya bagaimana rasa makanan yang dia habiskan atau menatap anak lekat-lekat secara langsung sambil memperlihatkan ekspresi bahagia akan memacu perkembangan interaksi anak tersebut.

Apabila mengunggah foto dilakukan dengan motif memperlihatkan pada khalayak dan dilakukan dengan frekuensi cukup tinggi, tentunya sang orang tua akan kehilangan momen perkembangan anak secara langsung.

“Mereka kesana kemari, tapi karena mengunggah, menunggu komen, membalas komen, jadi lepas pengawasan, perkembangan di dunia nyata tidak diperhatikan betul, hanya track di medsos. Orang tua butuh mengamati secara dekat perkembangan anak. Jangan sampai renggang dan nantinya orang tua tidak kenal betul siapa dan bagaimana anaknya. Apa yang dirasakan anak? Apa yang diinginkan? Tanyakan langsung,” kata Ani.

Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia