Bahagia Itu Sederhana, Jangan Dibikin Rumit

Ilustrasi gembira - Reuters
06 November 2018 11:35 WIB newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Perasaan bahagia tidak sulit dicapai. Bisa didapatkan dengan melakukan hal-hal sederhana agar otak dan pikiran sehat. Jika sudah begitu, maka perasaan bahagia akan muncul dengan sendirinya.

Alex Korb, seorang peneliti ilmu saraf dari UCLA yang menulis buku The Upward Spiral, menjelaskan lima kebiasaan yang membuat hidup Anda lebih bahagia. Berikut penjelasannya dilansir dari Time belum lama ini:

Mendengarkan musik

Musik memengaruhi otak dengan cara menarik yaitu mengingatkan Anda tentang kenangan saat berada di tempat yang menyenangkan. Misalnya kenangan bahagia di sekolah, kuliah atau saat jatuh cinta.

Mendengarkan musik yang disukai akan membawa Anda ke tempat yang lebih membahagiakan dan meningkatkan mood Anda.

"Salah satu efek kuat musik berasal dari kemampuannya untuk mengingatkan kita tentang lingkungan sebelumnya di mana pernah mendengarkan musik itu," kata Alex.

Senyum

Otak manusia tidak selalu bisa menjadi cerdas. Kadang-kadang manusia memikirkan hal yang acak dan Anda tidak memahami apa yang sedang terjadi sehingga kerap melihat lingkungan sekitar.

Namun, pikiran manusia akan kembali senang ketika melihat orang di sekeliling tersenyum. Itu lah pentingnya tersenyum di saat bahagia, selain menyehatkan pikiran, hal itu juga membantu orang-orang di sekitar ikut merasa senang.

"Anda merasa bahagia dan ada yang membuat Anda tersenyum. Senyum bekerja dua arah: ketika Anda tersenyum, otak Anda dapat mendeteksi seolah berkata 'saya tersenyum artinya saya senang'. Tersenyum juga dapat menghasilkan kebahagiaan," kata Alex.

Sebuah penelitian menunjukkan tersenyum memberikan otak kesenangan setara dengan 2.000 batang coklat setara 25.000 dolar AS.

Pikirkan tujuan hidup

Jika Anda merasa stres, coba lah untuk memikirkan tujuan jangka panjang dalam hidup yang dijalani. Hal itu akan memberikan mengendalikan otak yang membuat Anda merasa lebih baik dan termotivasi.

Anda juga harus terus berpikir positif saat terjadi hal-hal yang tidak sesuai rencana atau tidak ada perkembangan dalam perjalanan hidup Anda.

"Dengan berpikir 'apa tujuan jangka panjang saya? Apa yang akan saya capai?' akan membuat otak merasa melakukan pekerjaan rumah adalah lebih baik ketimbang pergi ke pesta karena adanya perasaan 'saya bekerja untuk tujuan itu. Saya akan mencapai sesuatu yang berarti dalam hidup saya," kata Alex.

Tidur cukup

Depresi akan mengacaukan pola tidur manusia. Sebaliknya, pola tidur yang buruk juga menyebabkan depresi. Untuk Alex menyarankan agar Anda merancang tempat yang nyaman untuk tidur dan memiliki ritual sebelum tidur sehingga otak bisa mempersiapkan diri tertidur pada waktunya. Selain itu, tidur teratur setiap malam juga akan meningkatkan kebahagiaan dan kualitas tidur Anda.

Jangan menunda dan mulailah membangun kebiasaan baik

Jadi jika Anda ingin membangun kebiasaan baik dan berhenti menunda-nunda pekerjaan, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengurangi stres.

Penundaan merupakan lingkaran setan karena jika Anda menunda pekerjaan, maka Anda memiliki sedikit waktu untuk menyelesaikan proyek tersebut, sehingga semakin stres kemudian menunda lagi dan Anda semakin tertekan.

Jadi, untuk mengurangi stres dan menjadi bahagia, Anda harus menghilangkan kebiasaan menunda pekerjaan dan mulai lah membangun kebiasaan-kebiasaan baik.

Sumber : Antara