Kulit Mangga Ternyata Bisa Menjadi Solusi Pencemaran Minyak

ilustrasi mangga - Reuters
02 Desember 2018 10:35 WIB newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, CANBERRA—Buah mangga memiliki banyak sekali manfaat. Bahkan kulitnya bisa menjadi bagian solusi untuk mengatasi tumpahan minyak.

Hal itu seperti tercantum dalam hasil studi peneliti Australia yang dipublikasi University of South Australia. Hasil penelitian itu menunjukkan ekstrak kulit mangga bisa mengurai racun dalam lumpur minyak melalui oksidasi, membersihkan tanah dari racun dan melarutkan besi.

Biruck Desalegn Yirsaw, ketua peneliti dalam proyek itu, mengatakan bahwa dia membuat nanopartikel menggunakan kulit mangga yang sudah dikeringkan, ditumbuk, direbus dan disaring, serta mencampurnya dengan klorida besi, dan berhasil menghilangkan 90% toksin dari pada tanah yang terkontaminasi racun.

Ekstrak itu juga membersihkan 99% kromium toksik pada air yang terkontaminasi, menghadirkan solusi ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk mengatasi tumpahan minyak. Tanah terkontaminasi saat ini ditangani menggunakan boron hidrida atau dibiarkan tercemar.

"Kulit mangga kaya senyawa bioaktif, sehingga masuk akal kalau besi nol valent dari kulit mangga bisa lebih ampuh untuk proses oksidasi," kata Yirsaw seperti dikutip Kantor Berita Xinhua, belum lama ini.

"Menurut temuan kami, partikel nano besi kulit mangga bekerja amat sangat bagus, bahkan lebih baik ketimbang kerja sintesis kimia dalam menghilangkan lebih banyak cemaran dalam lumpur minyak."

"Penelitian kami menggunakan limbah mangga, kulitnya, untuk menghadirkan solusi penanganan lumpur minyak yang terjangkau, berkelanjutan dan ramah lingkungan," katanya.

Dan sementara dunia terus bergantung secara ekonomi dan politik pada industri minyak sebagai sumber energi, ia melanjutkan, kerja untuk mengatasi dampak polusi minyak akan tetap menjadi isu yang serius dan berlanjut.

Asosiasi Industri Mangga Australia mendukung penggunaan produk itu, menyatakan bahwa itu jelas mendukung pengembangan penggunaan hasil samping dari proses pengolahan mangga.

Sumber : Antara