TIPS KELUARGA : Tidur Siang, Bantu Stimulus Memori Anak

15 Januari 2015 19:20 WIB Mediani Dyah Natalia Lifestyle Share :

Tips keluarga kali ini mengenai manfaat tidur siang yang dapat meningkatkan daya ingat anak.


Harianjogja.com, AMERIKA-Tidur siang secara rutin dapat memberikan dampak positif bagi bayi.


Selama ini, bayi baru lahir dan anak-anak disarankan melakukan aktivitas maupun menstimulus perkembangan mental untuk mendukung tumbuh kembang anak. Adapun peneliti saat ini percaya jika tidur siang dapat meningkatkan daya ingat anak.


Riset ini dilakukan tim dari Universitas Sheffield dan Universitas Ruhr di Bochum, Jerman. Kedua tim universitas ini mengindentifikasi hubungan antara tidur dengan tumbuh kembang bayi di tahun pertama kehidupan mereka.


Selama beberapa waktu melakukan penelitian, mereka menemukan hubungan antara tidur siang dan menstimulus daya ingat bayi. Setidaknya istirahat ini dapat memudahkan bayi belajar sesuatu yang baru.


Sekitar 216 bayi sehat berusia 6-12 bulan, diteliti untuk mengetahui kemampuan mereka dalam mempelajari sesuatu yang baru. Salah satu keterampilan yang diujicoba adalah memainkan boneka tangan dan seberapa mampu mereka menirukan gerakan setelah 1jam hingga 24 jam kemudian. Bayi yang tidak tidur siang setelah belajar sesuatu dibandingkan bayi yang tidur selama 30 menit hingga empat jam.


Hasilnya, bayi yang tidur setelah beraktivitas justru dapat mengingat keterampilan yang mereka pelajari sebelumnya. Sementara bayi yang tidak tidur kesulitan untuk mengingat infomasi baru. Situasi yang sama juga terjadi 24 jam kemudian.


"Hasil ini sangat menarik bagi orang tua dan pendidik, karena selama ini mereka mengira waktu terbaik bagi bayi belajar adalah sebelum bayi tidur," terang Jane Herbert dari Departemen Psikologi, Universitas Sheffield, seperti dikutip dari Dailymail, Selasa (13/1/2015).


Peneliti juga menemukan waktu tidur siang yang acak dapat mengoptimalkan kemampuan bayi mempelajari keterampilan. Tidur siang kurang dari 30 menit disebut peneliti tidak berhubungan dengan kemampuan bayi mengingat.


"Riset ini juga memberikan petunjuk mengenai kebiasaan positif sebelum tidur. Misal membaca buku [bagi anak yang lebih dewasa] dapat menstimulus daya ingat anak," terang dia.


Penelitian sebelumnya membuktikan hubungan antara waktu tidur dan kemampuan orang dewasa mengingat maupun menyelesaikan tugas-tugas dengan lebih baik.


Ke depan, peneliti ingin mengetahui lebih lanjut mengenai manfaat tidur dengan jumlah memori bayi yang dihasilkan, misalnya berapa banyak keterampilan yang diingat, bagaimana kualitas memori atau bagaimana ingatan yang digunakan. Studi ini dipublikasikan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences dari Amerika Serikat.