PARENTING: Ajari Anak Berbagai Bahasa Sejak Bayi, Ini Manfaatnya

/Bloomberg
10 Januari 2019 11:35 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Banyak orang tua yang memilih untuk membesarkan anak-anaknya dengan dua bahasa. Alasannya karena budaya, tujuan pendidikan, atau untuk memperkaya pengalaman hidup anak-anak kelak.

Ternyata, mengajari anak untuk bilingual sejak dini tidak hanya bermanfaat untuk masa depan mereka, tetapi juga perkembangan otaknya secara khusus. Bayi yang telah dipaparkan dua bahasa sejak dini umumnya terlatih otaknya.

Menurut laporan verywell.com, banyak studi yang telah membuktikan manfaat bayi diajarkan dua bahasa sejak dini. Manfaatnya adalah meningkatkan kemampuan kognitif anak terutama pemecahan masalah. Selain itu, anak yang dipaparkan dwibahasa sejak dini dinilai lebih sosial dan komunikatif.

Dengan mengajarkan anak-anak dwibahasa, anak akan dapat mempelajari bahasa dan kata-kata baru dengan lebih cepat. Selain itu, mereka akan belajar keterampilan kata-kata berima dengan lebih cepat. Hal ini akan membantu mereka belajar membaca kelak.

Seiring perjalanan waktu, anak bilingual akan lebih mudah mempelajari informasi baru, mengelompokkan kategori, menyelesaikan masalah, dan fokus saat mendengar.

Anak dapat dipaparkan pelajaran dua bahasa sejak usia 7-33,5 bulan. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dapat diperkenalkan dalam bahasa kedua sejak usia sangat dini, karena bayi dilahirkan dengan kemampuan untuk mendengar semua jenis bahasa.

Sekalipun masih bayi, mereka memiliki pengaturan jaringan otak yang mampu menerima bahasa. Itulah sebabnya anak perlu dipaparkan bahasa kedua sejak dia bayi. Anak-anak yang terpapar dua bahasa sebelum usia 5 tahun umumnya menerima manfaat untuk perkembangan otak mereka.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia