Lewat Tawa, Bayi 5 Bulan Bisa Kenali Orang di Sekitarnya

Bayi - independent.co.uk
21 Maret 2019 12:27 WIB Mia Chitra Dinisari Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Bayi berusia lima bulan bisa mengenali teman dan orang asing melalui tawa mereka. Wah hebat ya.

Dalam sebuah studi yang dilakukan baru-baru ini diketahui bahwa tawa bersama atau tawa serentak antara dua orang atau lebih memungkinkan pendengar dewasa dari berbagai budaya dan bahasa dengan cepat mengevaluasi sifat hubungan antara orang-orang. Suara tawa juga ternyata bisa membantu bayi mengenal mereka teman, kenalan, atau orang asing.

Studi ini menunjukkan bahwa kemampuan untuk mendeteksi sifat hubungan sosial ini ditanamkan pada awal masa bayi, mungkin hasil dari sistem deteksi yang menggunakan isyarat vokal.

"Sensitivitas bayi terhadap berbagai jenis tawa mungkin menjadi salah satu alat awal yang muncul yang mereka gunakan untuk memahami dan menavigasi dunia sosial yang kompleks," kata Athena Vouloumanos, Associate Professor dari New York University seperti dikutip timesofindia.com.

"Contoh tawa bersama yang sangat singkat dapat mengungkapkan informasi yang kaya tentang hubungan orang-orang, dapat dideteksi pada bayi semuda lima bulan dan secara universal oleh orang dewasa di seluruh dunia," tambah rekan penulis Gregory Bryant, Profesor di Universitas California-Los Angeles.

Untuk penelitian, yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports, tim memeriksa bagaimana anak berusia lima bulan memproses pertukaran tawa orang dewasa, khususnya mereka yang orang asing dan mereka yang berteman dengan mengukur berapa lama mereka mendengarkan suara-suara ini.

Tim menemukan bahwa bayi tidak hanya bisa membedakan antara tawa teman dan orang asing, tetapi, ketika diberi pilihan, mereka lebih suka mendengarkan lebih lama daripada tertawa bersama antara teman.

Dalam percobaan lain, tim menemukan bahwa bayi dapat mengikat tawa bersama dengan penilaian tentang hubungan manusia.

"Kemampuan untuk mengevaluasi fitur akustik dengan cepat dalam tawa bersama yang mengungkapkan hubungan sosial antara individu muncul pada awal masa pertumbuhan manusia dan mungkin merupakan produk dari sistem deteksi afiliasi adaptif yang menggunakan isyarat suara," kata para penulis.
 

Sumber : Bisnis.com