Berhadapan dengan Orang Marah? Begini Trik Jitunya

ILustrasi dicaci dan marah - JIBI
23 April 2019 12:27 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Publik baru saja digegerkan dengan pemberitaan bahwa Lucinta Luna melabrak Deddy Corbuzier karena tak terima disebut pria. Bahkan Lucinta hampir membuka seluruh bajunya demi membuktikan bahwa dirinya adalah seorang perempuan. Deddy pun langsung sigap menghalangi Lucinta agar tak melakukan hal itu.

Hal ini diketahui dari akun YouTube Deddy Corbuzier. Dalam video berdurasi kurang lebih 17 menit itu, Deddy tampak tenang menghadapi Lucinta yang dipenuhi amarah. Video itu mendapat banyak respons positif dari warganet melihat sikap Deddy yang tak terbawa suasana.

HiMedik melansir dari mindtools, penting untuk mengetahui bagaimana menghadapi orang yang marah karena sejumlah alasan.

Pertama, kamu dapat menenangkan mereka, sehingga mereka tidak mengambil tindakan apa pun yang merugikanmu atau orang lain baik secara fisik maupun emosional.

Dengan melakukan ini, kamu dapat mematahkan "spiral eskalasi" emosional yang dapat menyebabkan begitu banyak bahaya dan kamu dapat memecahkan masalah mendasar yang menyebabkan kemarahan.

Kedua, jika kamu menanggapi kemarahan orang lain dengan marah, kamu dapat dengan mudah dianggap sebagai penyerang diri sendiri.

Ketiga, dengan menanggapi orang-orang yang marah dengan baik, kamu dapat membangun hubungan positif dengan mereka, dan kamu akan mengalami lebih sedikit stres dan ketidakbahagiaan karena berurusan dengan mereka.

Akhirnya, ketika kamu merespons dengan tenang episode-episode kemarahan, kamu memberi contoh yang baik untuk orang lain. Perilakumu dapat menginspirasi orang-orang di sekitarmu.

Strategi untuk Menangani Orang Marah

1. Tetap Aman dan Libatkan Orang Lain.

Jika kamu merasa terancam oleh orang yang marah, percayalah pada penilaianmu. Tinggalkan ruangan segera jika kamu merasa tidak aman, atau jika kamu terlalu kesal untuk menyelesaikan situasi sendiri.

2. Jangan Menanggapi Kemarahan.

Sangat wajar untuk marah ketika orang yang marah berhadapan denganmu, terlepas dari apakah kemarahan mereka dibenarkan. Kamu merasa diserang dan tubuhmu dibanjiri dengan hormon "lawan atau lari", yang bisa membuat kamu menjadi marah sendiri. Lakukan yang terbaik untuk merespons dengan tenang dan cerdas ketika kamu menghadapi orang-orang yang marah.

3. Jaga jarak secara emosional.

Terkadang, kemarahan orang lain tidak ada hubungannya denganmu. Ketika kamu mengenali ini, itu dapat memiliki pengaruh besar pada bagaimana kamu mengatasi situasi tersebut.

Sebuah studi tahun 2012 menemukan bahwa ketika orang mengerti mereka tidak menyebabkan kemarahan orang lain, mereka tidak kecewa dengan situasinya.

Mungkin seorang anggota tim menerima kabar buruk dan mengeluarkan perasaan negatifnya kepadamu, mungkin dia merasa terbebani oleh pekerjaannya atau kehidupan pribadinya; atau, mungkin, orang ini secara tidak sadar menggunakan kemarahan untuk membuat dirinya merasa lebih baik.

Jika kamu bisa mengenali ini, kamu dapat menjauhkan diri dari kemarahan secara emosional, dan kamu akan merasa jauh lebih mudah untuk mengatasinya.

Sumber : Suara.com