Jus Buah yang Didiamkan Lebih dari Satu Jam Berubah Jadi Kalori Gula

Dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan alergi dan sistem imun Rumah Sakit Premier dr. Prasba Paramitha ditemui di Sequis Center pada Selasa (18/6/2019). - Bisnis/Ria Theresia Situmorang
19 Juni 2019 16:07 WIB Ria Theresia Situmorang Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan alergi dan sistem imun Rumah Sakit Premier dr. Prasba Paramitha menyatakan jus buah memang seharusnya diminum sesaat setelah diolah, tidak didiamkan terlalu lama.

Ditemui di Sequis Center pada Selasa (18/6/2019) dokter Prasba menerangkan bahwa jus buah yang didiamkan terlalu lama ternyata bisa berubah menjadi kalori gula.

“Jadi [kalau jus didiamkan], kalorinya terurai sehingga tinggal kalori gula aja yang tertinggal. Obat, vitamin sudah nggak ada,” ujarnya.

Menurutnya memang lebih baik mengonsumsi buah langsung tanpa perlu diolah karena seratnya sangat baik untuk tubuh kita dibandingkan dengan mengolahnya menjadi jus buah.

“Paling bagus itu makan buah, di makan itu seratnya semua. Tapi kadang-kdang kita orang kota males makan, (karena) lama. Akhirnya jus tapi harus langsung diminum,” sambungnya.

Batas idealnya, jus harusnya disimpan di kulkas kurang dari satu jam untuk menghindari perubahan kalori yang terkandung dalam jus buah itu sendiri.

“Itu harus kurang dari satu jam, sama juga disimpan di kulkas,” lanjutnya.

Prasba juga membandingkannya dengan infused water yang banyak dikonsumsi orang-orang dengan menggabungkan air dan irisan lemon ke dalamnya yang menurutnya juga tidak cukup baik nutrisinya setelah didiamkan beberapa lama.

“Itu buah ditaruh di air kalau diamkan selama ber jam-jam, paginya minum itu beda,” tutupnya.

Sumber : Bisnis.com