Di Awal Masa Tumbuh Kembang Anak, Ini Peran Ayah..

Ayah dan anak - Istimewa
22 Juni 2019 15:47 WIB Reni Lestari Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Seorang anak biasanya sangat dekat dengan ibunya, menimbang banyak waktu yang dihabiskan bersama dalam masa tumbuh kembangnya.

Lalu, bagaimana dengan ayah? Pada umumnya karena ayah memiliki tugas mencari nafkah dan banyak beraktifitas di luar rumah, waktu kebersamaan dengan anak tak seintensif sang ibu.

Padahal, selain ibu, ayah juga memegang peran penting dalam masa tumbuh kembang anak. Psikolog Rose Mini Agoes Salim mengatakan, peran penting ayah bahkan sudah dimulai ketika anak masih dalam kandungan.

Saat ibu tengah mengandung, dia membutuhkan dukungan karena kondisi yang tidak nyaman dan berbagai penyesuaian terutama di masa-masa awal kehamilan atau trimester pertama.

"Tiga bulan pertama saat dimana ibu merasa tidak nyaman dengan dirinya, mual dan lain sebagainya. Kadang-kadang itu membuat dia kesal, di situ peran ayah besar sekali," ujar Rose.

Pada trimester kedua di mana ibu biasanya sudah bisa beradaptasi dengan janin dalam perutnya dan kondisi fisik lebih prima, aktifitas akan bertambah. Di saat-saat ini ayah perlu mengingatkan ibu untuk berhati-hati dan jangan sampai aktifitasnya membahayakan janin dan dirinya sendiri.

"Sedangkan pada trimester terakhir, pada saat yang menegangkan, saat ibu cemas untuk melahirkan, ayah harus menenangkan ibu," kata Rose.

Usai ibu melahirkan, sangat lazim masuk dalam kondisi yang dinamakan baby blues. Hal ini muncul karena ibu kebingungan dengan situasi baru dengan bayi yang harus senantiasa diperhatikan. Perhatian ayah yang besar sejak masa-masa kehamilan akan meminimalisasi ibu terserang baby blues, sebab sudah timbul kesadaran bahwa tanggungjawab membesarkan anak akan dipikul berdua.

Ketika menginjak usia satu tahun, lanjutnya, anak sudah mulai belajar berjalan dan mengeksplor hal-hal baru di sekelilingnya. Hal ini seringkali juga menjadi masa-masa melelahkan bagi seorang ibu, karena di samping harus membereskan pekerjaan rumah, pengawasan terhadap anak yang sedang dalam masa sangat aktif tak boleh lengah.

Rose mengatakan, dalam situasi semacam ini ayah juga harus mengambil posisi sebagai penenang ibu. Jika tak ada waktu untuk mendampingi ibu dan anak di rumah, ayah dapat menyempatkan beberapa saat untuk berbincang melalui telepon atau video call.

"Kalau istrinya ngeluh tentang anak, ayah bisa memberikan tips kepada ibu, coba ngobrol. Lalu nanti ayahnya juga ngobrol sama anaknya," ujarnya.

Sumber : Bisnis.com