Cara Atasi Hipotermia, Benar dengan Bersetubuh?

Ilustrasi bersetubuh - bomjardimnoticia.com
25 Juli 2019 13:27 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Belakangan ini viral di internet soal hipotermia yang bisa diatasi dengan bersetubuh yang disamakan dengan metode skin to skin contact.

Padahal menurut pakar, yang dimaksud skin to skin contact bukanlah bersetubuh.

Menurut dr. Wahyuni Dian Purwati, SpEM, Kepala Departemen Emergensi dari Siloam Hospitals Kebon Jeruk, skin to skin contact salah satu cara mengatasi hipotermia.

"Caranya adalah dengan melepaskan seluruh pakaian yang ada di tubuh, lalu berbaring sebelahan dan ditutupi selimut atau sleeping bag," ujar dr Wahyuni saat berbincang dengan Suara.com.

Meski begitu, skin to skin contact bukanlah cara terbaik untuk mengatasi hipotermia pada orang dewasa.

Secara teori, skin to skin contact dilakukan untuk memindahkan panas tubuh dari orang lain ke korban hipotermia. Namun ketika sama-sama berada di kondisi dingin, proses pemindahan panas tubuh tidak terjadi.

"Kurang efektif pada orang dewasa. Apalagi jika sama-sama berada di kondisi dingin, tidak akan ada panas tubuh yang berpindah," terangnya.

Justru, skin to skin contact menurutnya lebih efektif digunakan pada bayi yang baru lahir dalam kondisi berat badan rendah, dan mengalami penurunan suhu tubuh yang drastis.

Hal ini dikarenakan permukaan kulit orang dewasa (ibu) yang lebih luas dibandingkan dengan ukuran tubuh bayi. Sehingga, panas tubuh dari ibu bisa tersebar merata ke tubuh bayi.

"Skin to skin contact lebih efektif untuk pasien-pasien neonatus atau bayi baru lahir. Terutama pasien bayi yang berat badan lahirnya rendah," tutupnya.

Sumber : Suara.com