5 Bahaya Perkawinan Sedarah, Keturunan Jadi Taruhan

Ilustrasi pernikahan - Reuters
02 Agustus 2019 08:47 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Akhir-akhir ini, Bangsa Indonesia sedang digegerkan dengan banyaknya kasus perkawinan sedarah di beberapa daerah. Salah satu kasus yang terjadi adalah pernikahan sedarah di Luwu, Sulawesi Selatan di mana seorang lelaki berinisial AA, 38, menikahi adiknyanya, BI, 30, yang membuat mereka diusir dari desanya.

Akibat dari hubungan pernikahan sedarah tersebut, mereka bahkan telah memiliki dua orang anak berusia 2,5 tahun dan 1,5 tahun.

Perkawinan sedarah diketahui memiliki banyak efek negatif, terutama bagi anak-anak di masa depan. Risiko penyakit langka hingga cacat lahir mengintai anak-anak hasil perkawinan sedarah.

Dirangkum Suara.com, berikut lima penyakit langka yang mengintai keturunan perkawinan sedarah:

1. Mucopolysaccharidoses (MPS)

Pasien MPS mengalami kelainan genetik tubuh sehingga tidak memiliki enzim yang dibutuhkan untuk mencerna protein. Sebagai pengobatan dibutuhkan susu formula khusus yang masih diimpor dari negara-negara maju.

2. Cacat lahir

Pernikahan sedarah dapat meningkatkan risiko cacat lahir terdapat sekitar 2% pada populasi umum dan 4% pada pernikahan yang orangtuanya memiliki kekerabatan dekat. Berbagai macam masalah yang terjadi seperti kebutaan, ketulian, penyakit kulit dan kondisi neurodegeneratif.

3. Hemofilia

Perkawinan sedarah juga bisa memicu penyakit hemofilia. Bahkan pernikahan sedarah dianggap menjadi penyebab paling tinggi penyakit hemofilia. Sehingga Anda patut curiga jika ada anggota keluarga yang menderita penyakit ini. Hemofilia adalah kondisi yang disebabkan oleh kecacatan pada gen yang memungkinkan pembekuan darah.

4. Fumarse Deficiency (FD)

Defisiensi furmarase adalah gangguan yang memengaruhi sistem saraf otak. Kondisi cacat lahir seperti ini membuat penderitanya kejang tonik-klonik, keterbelakangan mental dan kelainan fisik. Dalam hal ini anak hasil pernikahan sedarah lebih memiliki kemungkinan lahir dengan FD dan mungkin juga mengidap microcephaly, yakni kondisi neurologis langka.

5. Albinisme

Albinisme adalah suatu kondisi tubuh mengalami kekurangan melanin, zat pewarna rambut, mata dan kulit. Tidak semua orang albino merupakan hasil pernikahan sedarah. Tetapi, pernikahan sedarah lebih berisiko besar melahirkan anak-anak dengan kondisi albino karena kedua orang tuanya mungkin sama-sama membawa gen pembuat melanin yang rusak.

Sumber : suara.com