Di Negara Berpenghasilan Tinggi, Banyak Orang Meninggal karena Kanker, Bagaimana dengan Negara Berpenghasilan Rendah?

Ilustrasi. - Reuters
06 September 2019 17:37 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Para peneliti mengatakan orang di negara kaya atau berpenghasilan tinggi 2,5 kali lebih mungkin meninggal karena kanker daripada penyakit kardiovaskular.

Sedangkan di negara berpenghasilan rendah justru kebalikannya. Penyakit kardiovaskular tiga kali lebih mungkin menjadi penyebab kematian. Studi ini dilakukan oleh tim dari Universitas McMaster Kanada dan dipublikasikan di Lancet.

Melansir BBC, studi ini diambil dari program penelitian global yang mengikuti kehidupan 160 ribu orang dari 21 negara, Inggris tidak terlibat.

Peneliti melihat nasib orang-orang tersebut antara 2005 hingga 2016. Hasilnya, ada lebih dari 11.000 kematian. Di mana orang di negara berpenghasilan rendah hampir empat kali lebih mungkin meninggal daripada orang di negara berpenghasilan tinggi.

Tetapi peneliti juga menemukan sekitar 2000 kasus kematian, penyebabnya tidak jelas. Sedangkan lainnya menunjukkan, penyakit kardiovaskular menyebabkan lebih dari 40% orang di negara menengah dan rendah meninggal. Di negara kaya penyakit ini hanya menyerang kurang dari seperempat objek.

Para peneliti mengatakan ini bisa jadi karena negara-negara kaya menyediakan lebih banyak obat dan merawat lebih banyak orang di rumah sakit.

Jeremy Pearson dari British Heart Foundation mengatakan, ini adalah kemajuan besar karena berarti banyak orang yang selamat dari serangan jantung dan stroke walaupun orang yang hidup dengan 'kecacatan dan efek samping yang melemahkan' dari penyakit kardiovaskular justru semakin banyak.

Sumber : Suara.com/BBC