Ini Cara Mencegah Anemia saat Haid

Ilustrasi Menstruasi - ist/classic105
09 Oktober 2019 14:07 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Kondisi masing-masing perempuan saat mengalami menstruasi atau haid memang berbeda-beda. Ada yang normal, tetapi juga ada yang mengalami menstruasi berat yang berlangsung lebih lama dari periode normal sehingga bisa menurunkan sel darah merah secara drastis.

Kondisi itu membuat hemoglobin dan zat besi ikut menurun sehingga rentan mengalami anemia. Untungnya, melansir Hellosehat, berikut sejumlah tips mencegah anemia saat menstruasi.

1. Mengonsumsi makanan tinggi zat besi

Zat besi adalah komponen penting pembentuk hemoglobin di dalam sel darah merah. Fungsinya mengikat oksigen dan membawanya ke seluruh tubuh. Tanpa asupan zat besi yang cukup, sel darah merah tidak bisa membawa oksigen dengan baik.

Demi mencegah anemia saat menstruasi, Anda bisa menambah konsumsi makanan tinggi zat besi seperti:

Sayuran berwarna hijau, misalnya bayam, kangkung, kale, dan brokoli
Daging merah dan hati
Kacang kedelai dan olahannya, kacang polong, kacang mede, lentil, serta chickpea
Biji labu dan quinoa
Makanan laut, terutama kerang dan tiram
Bahan makanan lain yang telah diperkaya dengan zat besi

2. Konsumsi makanan yang membantu penyerapan zat besi

Penyerapan zat besi bisa terhambat oleh makanan tinggi kalsium, teh, kopi, serta produk susu. Jadi saat masa haid, coba batasi konsumsi makanan dan minuman tersebut untuk mencegah anemia.

Sebaliknya, Anda perlu mengonsumsi makanan yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi, seperti:

Jeruk, lemon, dan buah-buahan sitrus sejenisnya
Sumber vitamin A seperti paprika merah, wortel, dan aprikot
Mangga, melon, pepaya, semangka, dan buah-buahan kaya vitamin C lainnya
Daging ayam dan ikan

3. KB Hormon

Normalnya, produksi progesteron meningkat beberapa hari sebelum menstruasi. Dinding rahim pun menebal agar siap menopang pertumbuhan embrio. Menjelang menstruasi, jumlah progesteron semakin turun. Dinding rahim kian menipis dan luruh selama menstruasi.

Nah, ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan rahim menebal secara berlebihan. Akibatnya, Anda mengalami perdarahan menstruasi yang lebih parah sehingga membuat semakin rentan terhadap anemia.

KB hormon membantu mencegah anemia ketika menstruasi dengan menyeimbangkan hormon dalam tubuh. Alat KB yang Anda gunakan mengandung hormon yang dapat menipiskan rahim sehingga Anda tidak mengalami perdarahan secara berlebihan.

4. Mengatasi masalah kesehatan yang jadi penyebabnya

Beberapa masalah kesehatan lain yang menyebabkan perdarahan hebat selama menstruasi antara lain tumor rahim, polip, gangguan fungsi ovarium, penggunaan KB non-hormonal, hingga kanker.

Jika itu belum ditangani, Anda akan tetap mengalami menstruasi berat yang menjadi pemicu anemia. Cobalah berkonsultasi dengan dokter untuk mendeteksi masalah kesehatan pada tubuh Anda serta bagaimana penanganannya.

https://www.youtube.com/watch?v=w6j88veDWT8

Sumber : Suara.com/Hello Sehat