Kalimat Mujarab yang Membuat Anak Bermental Tangguh

Ilustrasi - Babypost
13 November 2019 14:57 WIB Mia Chitra Dinisari Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Orangtua cenderung menjadi over protektif pada anak mereka dengan alasanĀ ingin memastikan anaknya aman dan nyaman dalam kehidupannya.

Sikap seperti ini, jika berlebihan ternyata bisa berdampak buruk pada mental dan masa depan anak. Anak yang dididik terlalu protektif, cenderung akan menjadi manja, tidak percaya diri bahkan penakut.

Kadangkala, orangtua tidak sadar jika ucapannya pada anaknya bisa membentuk mentalnya kelak, termasuk juga ucapan-ucapan yang bisa memicu anak-anak menjadi penakut.

Berikut beberapa kata atau kalimat yang sebaiknya tidak Anda katakan pada anak, agar mereka menjadi lebih tangguh ketika dewasa.

Itu mudah

Seringkali jika seorang anak menemukan sesuatu yang menantang, orangtua mengatakan kepada mereka itu tidak sulit dan mereka akan dapat melakukannya. Ini mengabaikan fakta bahwa anak merasa sulit untuk ditangani.

Cara yang lebih baik untuk melakukannya adalah memberi tahu mereka bahwa Anda tahu itu sulit bagi mereka, tetapi mereka akan segera menyiasatinya dan dapat melakukannya. Sedikit dorongan untuk menyelesaikan masalah akan membantu mereka menyelesaikannya.

Kamu baik-baik saja

Jika anak Anda jatuh dan memar lututnya, banyak orang tua cenderung mengatakan Anda Baik, hanya untuk membuat mereka kuat.

Tetapi jangan katakan itu karena mereka mungkin tidak merasa baik-baik saja. Sangat penting untuk memvalidasi emosi anak Anda. Jadi jika dia terluka, jangkau dia dengan tenang, lihat memarnya dan tanyakan apakah dia merasa baik-baik saja.

Kamu akan terluka

Anak-anak adalah makhluk yang suka bertualang dan mereka akhirnya melakukan hal-hal yang dapat menyakiti mereka, tetapi kadang-kadang kita orang tua cenderung untuk melindungi dan bereaksi berlebihan.

Jadi, penting untuk menilai situasi sebelum memberi tahu anak Anda bahwa ia akan terluka. Jika Anda terus-menerus memberi tahu anak Anda bahwa ini tidak aman, ia akan mulai merasa tidak aman. Jadi jika anak Anda mencoba memanjat slide, biarkan dia melakukan itu dan berada di sana untuk menangkapnya jika dia jatuh. Jangan membuat mereka menghindar dari mengambil risiko.

Sumber : timesofindia.com/Bisnis.com