Atur Pola Makan untuk Si Silent Killer, Diabetes

Chef Chandra Yudasswara memasak menu khusus bagi para penyandang diabetes - Istimewa
14 November 2019 10:57 WIB Dionisio Damara Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Diabetes dapat menimbulkan komplikasi masalah kesehatan serius yang mampu menggerus usia harapan hidup masyarakat. 

Menurut Indonesia Diabetic Federation (IDF) pada tahun 2017, Indonesia berada di urutan ke-6 dunia dengan 10,3 juta penyandang diabetes di rentang usia 20 hingga 79 tahun. 

Sementara, terkait dengan prevalensi diabetes di Indonesia, data Riskesdas Litbangkes 2018 dan Konsensus PERKENI 2015 menyebut sebanyak 75 persen dari total penyandang diabetes belum menyadari dirinya menyandang diabetes. 

Adapun, dari 25 persen penyandang diabetes yang sudah menyadari dirinya terkena diabetes, hanya 17 persen yang menjalani terapi dan 8 persen tidak menjalankannya. 

Dalam media briefing “Gerakan Lawan Diabetes Bersama Dia” di KalCare Lotte Shopping Avenue, Jakartq, Rabu (13/11/2019), Konsultan Metabolik Endokrin, Fatimah Eliana, menyatakan bahwa masyarakat harus terus disadarkan terkait dengan horornya diabetes. 

"Diabetes adalah silent killer dan ibu dari segala penyakit atau induk dari berbagai penyakit degeneratif seperti stroke, hipertensi, jantung koroner dan disfungsi ereksi. Diabetes disebut silent killer karena banyak orang tidak menyadari bahwa dirinya menyandang diabetes,” ujarnya. 

Masyarakat perlu mengetahui beberapa gejala diabetes, seperti rasa haus yang berlebihan, sering buang air kecil, sering merasa ngantuk, sering merasa lapar dan lemas.

Menurutnya, diagnosis awal dan tindakan cepat menjadi permulaan untuk hidup sehat dengan diabetes. Setelah itu, segera diskusikan pola perawatan yang tepat dengan dokter, sehingga kerusakan akibat risiko diabetes semakin kecil.

“Mengontrol diabetes adalah komitmen harian, mingguan, bulanan, bahkan tahunan. Karena dengan melakukan pengontrolan dan penanganan diabetes yang tepat dapat menghindari komplikasi akibat diabetes,” tutur Eliana.

Pola Makan

Menurut Fiastuti Witjaksono, Dokter Spesialis Gizi Klinik di RSCM, MRCCC dan Jakarta Heart Centre, bahwa penyandang diabetes mesti bijak dalam memilih nutrisi sebagai langkah awal untuk mengontrol gula darah agar tetap stabil.

“Pola makan untuk penyandang diabetes bukan berarti berbeda dengan orang pada umumnya. Namun, sebenarnya berupa panduan pola makan dengan berbagai makanan bergizi dalam takaran porsi yang tepat dan mengikuti waktu makan yang rutin," ujar Fiastuti.

Dibandingkan pola makan ketat yang mengurangi porsi makan, lanjutnya, orang dengan diabetes perlu melakukan pola makan dengan gizi seimbang. Misalnya, makanan mengandung karbohidrat dengan indeks glikemik rendah atau makanan tinggi serat, vitamin, dan mineral.

Senada, Executive Chef Chandra Yudasswara, mengatakan bahwa banyak makanan alternatif yang bisa dikonsumsi orang dengan diabetes. Dia pun menampilkan beberapa resep yang dikombinasikan dengan sejumlah produk Diabetasol, berupa brownies, smoothies dan beberapa resep lain. 

 

 

Sumber : bisnis.com