Pilih Olahraga yang Tepat Saat Usia di Atas 60 Tahun

Ilustrasi. - Independent.co.uk
17 November 2019 01:27 WIB Reni Lestari Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Seiring peningkatan usia manusia, kondisi fisik pun akan berubah. Namun, tetap aktif beraktivitas dapat memperlambat penuaan dan meningkatkan harapan hidup.

Sejumlah bukti menunjukkan bahwa penuaan bukanlah penyebab masalah besar sampai Anda berusia pertengahan sembilan puluhan. Bahkan, pada usia lanjut ini, kekuatan serta massa otot tetap dapat meningkat.

Dilansir dari The Independent, Sabtu (16/11/2019). berikut tips olahraga terbaik untuk Anda yang telah menginjak usia 60 tahun lebih pada tingkat kebugaran yang berbeda:

1. Untuk penggemar fitnes dan aktivitas kebugaran
Jika Anda termasuk dalam grup ini, Anda termasuk kelompok minoritas. Umumnya jika sudah terbiasa berolahraga teratur, usia 60 tahun ke atas adalah saat Anda menuai manfaat dari menjaga tubuh tetap aktif.

Dengan sistem metabolisme, kerangka, kardiovaskular, dan kekebalan tubuh yang lebih sehat, Anda mungkin dapat mengungguli orang-orang yang berusia puluhan tahun lebih muda.

Pertahankan kettlebell, kelas berputar, mendayung, triathlon, atau pekerjaan manual seperti berkebun, apa pun yang Anda suka lakukan. Anda dapat terus menantang diri sendiri secara fisik.

Campurkan rutinitas Anda, kombinasikan pekerjaan aerobik dan ketahanan serta aktivitas untuk menantang keseimbangan.

Maksimalkan manfaat kesehatan dengan berenang di luar ruangan dan sebagai bagian dari komunitas. Anda mungkin ingin mencoba berenang di laut, meskipun hal ini tidak berlaku untuk semua orang.

Selain itu, menggabungkan aktivitas fisik dengan keterlibatan sosial dapat mengoptimalkan manfaatnya, jadi cobalah yoga atau kelas dansa. Gabungkan beberapa latihan di luar ruangan untuk meningkatkan kesehatan mental.

Hal utama adalah menghindari duduk dalam waktu lama. Juga, idealnya, terus lakukan latihan yang Anda sukai. Cobalah untuk terus meningkatkan tingkat latihan aerobik ke tempat Anda berkeringat dan merasa sedikit kehabisan napas.

Latihan penguatan dan fleksibilitas sering diabaikan, jadi cobalah sertakan jenis latihan ini jika memungkinkan.

2. Untuk Anda yang merasa tidak sehat
Anda mungkin mengalami kondisi kronis yang rumit, yang membuat lebih sulit untuk berolahraga. Mungkin pula olahraga itu bukan kebiasaan Anda.

Jika memiliki beberapa kondisi kronis, Anda mungkin perlu izin dari dokter untuk berolahraga dan saran latihan khusus dari ahli fisioterapi atau ahli olahraga lainnya.

Perhatikan apakah Anda mengalami tiga atau lebih dari yang berikut: penurunan berat badan yang tidak direncanakan, kelelahan, kelambatan, kelemahan cengkeraman dan aktivitas fisik. Jika iya, Anda mungkin dianggap lemah, yang akan membuat rentan terhadap tekanan kesehatan kecil sekalipun.

Namun, tidak ada kata terlambat untuk membangun lebih banyak aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari.

Cukup mengurangi waktu yang dihabiskan untuk duduk dan melakukan sedikit olahraga akan memiliki manfaat kesehatan yang besar, dan melakukan segala jenis kegiatan sama sekali lebih baik daripada tidak sama sekali. Bahkan, latihan berbasis kursi atau berlatih duduk lalu berdiri bisa menjadi awal yang baik.

Merasa sedikit kehabisan napas selama dan setelah latihan adalah normal dan beberapa sakit awal dan nyeri sendi juga tidak perlu dikhawatirkan. Tetapi, jika Anda pernah merasakan nyeri dada atau rasa tidak nyaman yang parah, segera pergi ke dokter.

Jika Anda mengalami kemunduran seperti infeksi dada atau jatuh yang berakibat masuk rumah sakit, bangun dan bergerak sesegera mungkin. Bahkan, beberapa hari istirahat di tempat tidur dapat menurunkan kekuatan dan kebugaran tubuh.

Apabila Anda memiliki jadwal operasi, seaktif mungkin sebelum masuk ke rumah sakit dan mulai bergerak sesegera mungkin setelah itu akan membantu pemulihan Anda. Ini juga dapat mencegah komplikasi yang dapat memperpanjang masa tinggal Anda di rumah sakit.

Jika Anda didiagnosis menderita kanker, tetap aktif, bahkan selama perawatan seperti kemoterapi dan radioterapi, dan selama pemulihan. Jika Anda memiliki kondisi kronis umum lainnya, seperti penyakit jantung atau paru-paru, tetaplah seaktif kondisi Anda.

Hal yang perlu diingat adalah apa pun kondisi kesehatan Anda, tidak ada kata terlambat untuk menuai manfaat dari menjadi lebih aktif secara fisik.

Sumber : Bisnis.com