Survei: Pria Lebih Bisa Memaafkan saat Pasangan Ketahuan Selingkuh

Ilustrasi. - Reuters
23 November 2019 10:57 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Menerima kenyataan bahwa pasangan tidak setia memang sulit. Maka tak heran bila beberapa orang ada yang tidak bisa memaafkan dan enggan memberikan kesempatan kedua bila pasangan selingkuh. Kalau pun sudah memaafkan, mereka tidak bersedia menjalin hubungan kembali.

Namun di sisi lain, ada orang-orang yang mampu memaafkan dan memberikan kesempatan lagi kepada pasangannya. Hal ini lantaran mereka percaya pasangan bisa berubah. Dengan begitu mereka bersedia melanjutkan hubungan yang telah terjalin.

Melansir Independent, Jumat (22/11/2019) kesediaan menerima pasangan yang telah selingkuh ternyata turut dipengaruhi oleh jenis kelamin.

Menurut survei yang dilakukan oleh BBC terhadap lebih dari 3 ribu orang, pria cenderung lebih berbesar hati menerima pasangannya selingkuh dibanding perempuan.

Responden dalam survei itu berusia di atas 16 tahun. Mereka ditanyai seputar kerangka moral terhadap lingkungan, toleransi, dan imigrasi.

Pada survei terungkap bila 80% wanita tidak menolerir perselingkuhan. Saat pasangannya bermain hati dengan orang lain, mereka memilih untuk pergi meninggalkan.

Menurut survei yang dilakukan oleh BBC terhadap lebih dari 3.000 orang, pria cenderung lebih berbesar hati menerima pasangannya selingkuh dibanding perempuan.

Responden dalam survei itu berusia di atas 16 tahun. Mereka ditanyai seputar kerangka moral terhadap lingkungan, toleransi, dan imigrasi.

Sumber : Independent/Okezone.com