Ini Kanker yang Bisa Terjadi karena Keturunan

Ilustrasi. - REUTERS/Jim Bourg
12 Januari 2020 04:37 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Penyakit kanker kini semakin sering menjangkiti masyarakat.

Kanker menjadi salah satu penyakit mematikan di dunia. Penyakit ini umumnya dialami oleh manusia generasi tua di atas 60 tahun, namun bukan berarti anak-anak bisa terhindar dari risiko mengidap kanker.

Salah satu jenis kanker yang paling banyak diidap oleh anak-anak adalah leukemia atau lebih dikenal dengan kanker darah.Sebagaimana diketahui leukemia merupakan kanker yang menyerang jaringan pembentuk darah termasuk tulang sumsum.

Leukemia memiliki beberapa jenis, seperti leukemia limfoblastik akut, leukemia myeloid akut, dan leukemia limfisitik kronis. Gejala umum leukemia adalah kelelahan, penurunan berat badan, sering mengalami infeksi dan mudah berdarah serta memar.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangkusumo, Ari Fahrial Syam, mengatakan kanker biasanya disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat.

Namun dalam beberapa kasus kanker bisa disebabkan oleh faktor keturunan. Jadi cikal bakal penyakit kanker tersebut telah dimiliki oleh anak sejak mereka dilahirkan.

“Kalau pada anak kanker itu sangat jarang terjadi. Jenis kanker yang sering dialami oleh anak-anak adalah leukemia,” ujarnya kepada Okezone-jaringan Harianjogja.com.

“Leukemia terhadap anak disebabkan oleh faktor keturunan dari orangtua. Jadi ketika dilahirkan mereka telah diwariskan sel leukemia,” tambahnya.

Meskipun demikian, kanker sebenarnya masih bisa diobati dengan metode kemoterapi. Dikutip dari WCRF, konseling dan dukungan nutrisi yang baik juga sangat diperlukan untuk membantu anak-anak dalam mengatasi kanker. Nutrisi tersebut dapat membantu meminimalkan efek toksik dari kemoterapi, radiasi, maupun operasi.

Di beberapa negara, contohnya di India, dukungan nutrisi ini berhasil meningkatkan kelangsungan hidup anak ketika melawan kanker.

Literatur menunjukkan penurunan leukemia pada masa kanak-kanak dan neuroblastoma biLa dilakukan dengan mengonsumsi buah dan sayuran yang memadai. Selain itu suplementasi asam folat selama konsepsi dan kehamilan juga harus dilakukan.

Mengatur nutrisi yang baik selama kehamilan, dan pengaturan serupa pada masa kanak-kanak serta remaja memiliki manfaat jangka panjang untuk kesejahteraan seseorang. Metode ini bisa mencegah kanker serta penyakit tidak menular lainnya.

Sumber : Okezone.com