Vape dan Rokok Tembakau Sama-Sama Membahayakan Kesehatan

26 Januari 2020 04:37 WIB Rahmat Jiwandono Lifestyle Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Rokok elektrik atau vape berbahaya bagi kesehatan, sama halnya dengan rokok dari tembakau.

Spesialis Penyakit Dalam Konsentrasi Paru, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito, Sumardi mengatakan vape yang dihisap akan menghasilkan asap. Asap tersebut kemudian dihirup dan akan masuk ke paru-paru.

Tidak hanya merusak paru-paru, bahan kimia yang ikut dihirup akan masuk ke dalam darah dan beredar ke seluruh tubuh. "Terserap ke ginjal, liver, tulang dan akan merusak organ-organ bagian dalam tubuh," jelas Sumardi, Sabtu (25/1.2020).

Menurut Sumardi, bagian pertama yang akan mengalami kerusakan adalah saluran paru-paru men karena terus menerus menghirup asap. Setelah saluran rusak, akan menyebabkan penyakit seperti asma dan bronkitis kronis.

Jika menghisap dan menghirup asap vape dilakukan dalam jangka waktu yang lama, akan menimbulkan endapan dan merangsang terjadinya kanker.

Tidak hanya merusak paru-paru, bahan kimia yang ikut dihirup paru-paru, akan masuk ke dalam darah dan kemudian beredar ke seluruh tubuh. "Terserap ke ginjal, liver, tulang dan akan merusak organ-organ bagian dalam tubuh," jelasnya.

Ia mengatakan asap yang dihasilkan dari vape sama seperti asap yang dihasilkan rokok.

Ia menyebut, di Amerika Serikat dan Eropa, peringatan akan bahaya rokok elektrik telah dilakukan, namun di Indonesia belum masif. "Rencana kenaikan harga rokok saya kira membuat orang-orang beralih ke vape," kata dia.