Anda Pelari Pemula? Ini Hal Penting yang Harus Diperhatikan

Olahraga lari - nytimes.com
28 Februari 2020 10:37 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Berlari kini bukan lagi sekadar olahraga, tetapi menjadi bagian gaya hidup masyarakat perkotaan.

Apalagi lari termasuk olahraga yang murah, mudah, dan menyenangkan. Tak heran, banyak orang suka dengan aktivitas fisik yang satu ini. Namun, di tengah tren lari, binaragawan sekaligus pemerhati olahraga Ade Rai memberi pesan khusus bagi pelari, khususnya para pemula.

Menurutnya, hal pertama yang tak boleh dilupakan adalah pemanasan dan pendinginan sebelum berlari. Ade Rai menjelaskan tak sedikit orang lupa dengan kedua hal ini. Padahal, pemanasan dan pendinginan itu penting untuk melemaskan otot yang kaku.

“Kalau otot sudah lemas, ini bisa mencegah cedera saat seseorang berlari,” katanya seperti dikutip dari Tempo.co.

Ade Rai juga mengimbau untuk selalu berlari sesuai dengan kemampuan. Artinya, para pelari tidak boleh berlari melampaui kekuatan tubuh.

“Kalau bisa 1 kilometer, jangan maksa mau half marathon karena tubuh mungkin belum dan tidak didesain dengan kemampuan segitu,” tegasnya.

Banyak pula kasus kematian akibat olahraga yang harus diperhatikan. Apabila tubuh sudah lelah dan tidak fit, sebaiknya olahraga lari dihentikan.

“Jangan sampai memakan korban jiwa, kemudian yang disalahkan olahraganya. Yang bisa mengatur itu kan tubuh kita. Jadi, kalau tidak sesuai kemampuan ya jangan,” ungkapnya.

Terakhir, Ade Rai menyarankan agar setiap pelari melatih otot kaki dengan latihan beban, resistance training, ataupun squad. Ia menjelaskan hal ini penting agar kaki pelari menjadi lebih kuat dan besar.

“Karena kalau kita lari dan menapak, yang menahan itu otot kaki. Semakin kaki kecil dan otot kecil, bisa cedera,” tuturnya.

Sumber : Antara