Mau Curhat kepada Orang Lain? Pikir-Pikir Dulu dan Pertimbangkan Ini ...

Bercerita. - Shutterstock
04 Maret 2020 03:57 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Mencurahkan hati atau curhat merupakan hal yang biasa dilakukan seseorang ketika mengalami masalah. Namun, ada hal yang harus diperhatikan, sebelum menceritakan beban pikiran ke orang lain.

Dengan curhat kepada orang lain, bukan hanya mencoba menemukan pandangan lain serta solusi. Tapi juga dirasa mampu membuat hati sedikit lega, sebab beban yang dipikul sendiri bisa terasa lebih ringan.

Tapi hati-hati! Sebab curhat tak bisa dilakukan secara sembarangan. Kalau sampai salah orang, alih-alih membuat Anda lega, tapi malah semakin stres.

Disebutkan Psikolog Silvany Dianita, MPsi, sebelum curhat ke teman, pertama kalinya yang harus diperhatikan adalah soal batasan cerita, hingga masalah tersebut benar-benar selesai. Catat ya, pada dasarnya diri sendiri sebetulnya yang bisa mengukur. Apakah masalah yang dihadapi bisa diselesaikan sendiri atau memang butuh diungkapkan kepada orang lain, sehingga bisa mendapatkan bantuan.

“Pada intinya saat bisa mengatasi sendiri ya bagus, tapi mengatasinya tuntas. Sebab ada yang enggak tuntas,” ujar Silvany kala ditemui Okezone, Selasa (3/3/2020) dalam gelaran “Talkshow ‘Cara Jitu Mengatasi Stres di Kantor by MNC Peduli” di MNC Studios, Kebon Jeruk.

Dalam arti mempertanyakan caranya sendiri dan meragukan diri sendiri. Kalau tidak bisa diselesaikan sendiri, barulah mencari support system. Bisa partner kerja, pasangan, keluarga, juga sahabat.

Namun dalam memilih teman curhat, kamu juga harus pandai memilih. Sebab memang jika curhat dengan orang yang salah, alih-alih saran dan alternatif solusi yang didapat, yang terjadi malah sebaliknya. Kamu malah bisa mengalami jatuh mental dan merasa kebingungan.

Proses dalam memilih individu sebagai tempat curhat ini, ditambahkan Silvany, merupakan proses yang tidak instan. Sebab kepercayaan yang diberikan kepada orang tersebut, didapatkan melalui proses.

“Kita harus pandai cari partner sharing, pilih orang yang benar-benar dipercaya. Ingat, bisa percaya ke seseorang itu proses,” tuturnya Silvany. Ketika cari teman curhat, sambung Silvany, pastikan orang tersebut punya kemampuan mendengar yang baik, juga bisa memberikan saran yang baik pula.

"Satu lagi, orang itu harus netral ya, tidak punya conflict of interest di dalamnya," pungkasnya.

Sumber : Okezone