Pasien Sembuh dari Covid-19 Harus Tetap Dikarantina. Ini Alasannya ...

Foto ilustrasi: Penanganan pasien virus Corona. - Reuters
31 Maret 2020 09:57 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Infeksi Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona baru atau SARS-CoV-2 dapat menyebar tidak hanya terhadap pasien yang sedang terjangkit tetapi juga pasien yang sudah dinyatakan sembuh atau setelah gejala panyakit hilang.

Peneliti mengatakan beberapa pasien yang tidak memiliki gejala atau asimtomatik masih dapat menularkan infeksi.

Itulah sebabnya pakar menyarankan orang yang telah sembuh juga harus tetap dikarantina selama beberapa waktu sebelum benar-benar bebas.

Dilansir The Health Site, penelitian ini dilakukan terhadap beberapa sampel swab pasien di Rumah Sakit Umum PLA China di Beijing yang telah dipulangkan setelah pulih dan dinyatakan negatif oleh dokter.

Mereka menderita infeksi ringan dan memiliki gejala primer, seperti demam, batuk, nyeri di tenggorokan, dan kesulitan bernapas.

Peneliti pun menggunakan dua uji berantai polymerase chain reaction (PCR) untuk mengevaluasi sampel. Ternyata mereka menemukan setengah dari pasien masih membawa virus, bahkan setelah gejala selesai.

Mereka pun menyarankan pada pasien bergejala ringan untuk melakukan karantina kembali selama dua minggu di rumah untuk menghindari penularan pada orang lain.

Menurut dokter Lokesh Sharma dari departemen kedokteran Yale School of Medicine, infeksi yang lebih parah mungkin memerlukan waktu karantina yang lebih lama.

Temuan dari penelitian ini terbit dalam American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine, pada Jumat (27/3/2020) kemarin.

Namun, para peneliti mencatat bahwa temuan dapat bervariasi untuk pasien dari kelompok usia yang berbeda. Usia rata-rata pasien yang diperiksa dalam penelitian ini adalah 35,5 tahun.

Sumber : Suara.com