Perlukah Mencuci Buah dan Sayuran dengan Sabun Agar Terhindar dari Virus?

Buah-buahan. - Reuters
03 April 2020 06:27 WIB Siti Halida Fitriati (ST 19) Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JOGJA -- Sebuah penelitian yang diterbitkan pada bulan Maret mengemukakan bahwa virus corona baru dapat hidup di udara selama beberapa jam, dan pada beberapa permukaan benda selama dua hingga tiga hari.

Para peneliti menemukan bahwa virus ini dapat bertahan hingga tiga jam di udara, empat jam pada tembaga, hingga 24 jam pada karton, dan dua hingga tiga hari pada plastik dan stainless steel.

Melihat fenomena ini, profesor epidemiologi penyakit menular di Dalla Lana School of Public Health di University of Toronto, Jeff Kwong, mengatakan perlunya mencuci bahan makanan seperti buah-buahan dan sayuran sebelum dikonsumsi.

"Sebagai tindakan pencegahan, terutama jika ada orang-orang yang rentan [untuk terinfeksi] di dalam rumah, mencuci bahan makanan mungkin bukan ide yang buruk," katanya.

Sementara seorang direktur Institut Penelitian Canada untuk Keamanan Pangan, Jeff Farber, menyarankan untuk tidak mencuci buah-buahan dan sayuran dengan sabun.

“Anda seharusnya tidak mencuci buah dan sayuran dengan sabun sebelum makan. Sabun dan air dimaksudkan untuk membersihkan tangan,” kata Farber.

Farber mengatakan bahwa hal tersebut bukanlah praktik yang baik. Karena, faktanya sabun apabila tertelan akan menyebabkan seperti muntah atau diare pada manusia. Sehingga, hal yang perlu dilakukan adalah cukup mencuci buah dan sayuran dengan air dingin, dan menggosok bagian permukaan dari buah-buahan ataupun sayur dengan tangan.

Para ahli juga merekomendasikan untuk mencuci semua buah dan sayuran segar dengan air keran dingin sebelum dimakan, tidak perlu menggunakan sabun untuk mencucinya.

Di sisi lain, para petani juga merekomendasikan untuk menghindari buah atau sayuran yang tampak memar dan rusak. Karena, hal itu yang membuat buah dan sayuran lebih mudah terkena bakteri seperti salmonella dan listeria.

"Pastikan anda mencuci tangan dengan air hangat dan sabun saat anda baru pulang dari toko. Potong bagian memar atau area yang rusak dari produk sebelum dimakan," kata Farber.

Farber juga menambahkan bahwa ketika membeli buah-buahan dan sayuran siap makan, pastikan semuanya disimpan dengan benar, suhu di bawah empat derajat celcius.

Selain itu, Dalam hal mencegah penyebaran COVID-19, sangat penting untuk mempraktikkan kebersihan yang baik di dapur.

Farber juga merekomendasikan membersihkan semua meja, talenan, dan peralatan lainnya sebelum dan sesudah menyiapkan makanan. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan sabun dan air atau bisa juga menggunakan desinfektan berbasis alkohol.