Begini Cara Meyakinkan Orang Terdekat yang Meremehkan Bahaya Pandemi Corona

Ilustrasi. - Freepik
07 April 2020 11:57 WIB Newswire Lifestyle Share :


Harianjogja.com, JAKARTA- Pandemi corona yang menjangkit di seluruh dunia membuat manusia harus mengubah budaya dan kebiasaan hidupnya. Namun, kaum milenial dan Gen Z telah banyak dikritik karena tidak menganggap serius ancaman virus corona baru atau Covid-19. Padahal, meremehkan bahaya pandemi corona bisa berakibat fatal, khususnya bagi orang tua dan memiliki kondisi kesehatan serius.

Maka dari itu, patuh terhadap perintah physical distancing sangat diperlukan agar rantai penyebaran virus corona segera berhenti. Selain physical distancing, melakukan pencegahan dasar seperti rajin mencuci tangan dan memakai masker pun perlu dilakukan.

Dirangkum dari Huffpost, berikut beberapa tips bagaimana meyakinkan orang terdekat akan bahaya pandemi corona. Mari simak!

1. Jangan menghakimi, bawa fakta dan jelaskan kekhawatiran
Ekspresikan pendapat Anda dengan jelas dan tidak menghakimi. Bersiaplah dengan fakta-fakta yang tersedia dari media tepercaya dan WHO.

Beberapa kerabat mungkin mengindahkan nasihat Anda, tetapi yang lain akan membutuhkan fakta-fakta.

Jelaskan bahwa meski mereka masih muda atau relatif sehat untuk usianya, mereka dapat menjadi pembawa virus dan menyebarkannya tanpa pernah mengalami gejala.

2. Berbicara dengan cara yang lembut
Ketika berbicara tentang virus corona, dekati dengan penuh kasih, kata Liz Higgins , seorang terapis keluarga dan pendiri Millennial Life Counseling di Dallas.

"Pikirkan cara untuk menyampaikan pesan Anda yang sampai pada inti permasalahan, yaitu Anda peduli dengan keselamatan mereka, kesehatan mereka," ujarnya.

3. Fokus pada sesuatu yang mereka pedulikan
"Tidak ada yang ingin diberi tahu apa yang harus dilakukan, jadi alih-alih memberi tahu mereka bagaimana mereka harus mengubah perilaku mereka, lebih baik fokus pada hal-hal yang mereka prioritaskan," kata Nikole Benders-Hadi, seorang psikiater dan direktur medis dari kesehatan perilaku di Dokter on Demand.

"Mereka mungkin memiliki kekhawatiran tentang anggota keluarga yang mungkin immunocompromised, atau konsekuensi keuangan jangka panjang dari pandemi ini, atau sesuatu yang lain," jelasnya.

4. Mengakui bahwa physical distancing itu sulit, bahkan untuk Anda sendiri
Semua orang merasakan beban terberat dari virus corona, termasuk mereka yang menyangkal atau tampak tidak peduli. Salah satu hal paling penting yang dapat Anda lakukan adalah mendekati kerabat Anda dengan empati. Katakan bahwa Anda juga rindu berada di dekat orang lain dan jenuh dengan media sosial. Namun pengorbanan ini perlu dilakukan untuk menghentikan virus corona.

Sumber : Suara.com