Tipe Hubungan Seks yang Aman saat Pandemi Corona

ilustrasi. - Reuters
09 April 2020 03:27 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Seks tidak menyebarkan virus Corona penyebab Covid-19 secara langsung.

"Virus corona adalah virus pernapasan. Ini dapat ditularkan melalui air liur Anda dan kontak intim, tetapi itu tidak langsung ditularkan secara genetis," kata Dr. Mark Surrey, MD, seorang profesor klinis di departemen kebidanan dan ginekologi Fakultas Kedokteran David Geffen pada Health mengutip Suara.com..

Hubungan seks akan aman selama pandemi bisa dilakukan tergantung pada situasi hubungan yang dijalani.

1. Pasangan Tinggal Bersama

Untuk pasangan yang tinggal bersama, namun salah satunya termasuk suspect Covid-19, maka berhubungan seksual sebaiknya tidak dilakukan. Jika kondisinya begitu, maka Anda tidak boleh melakukan hubungan seks secara fisik dan harus tetap tinggal di kamar yang terpisah.

Selain karena terduga Covid-19, Anda perlu memertimbangkan untuk mengambil tindakan pencegahan jika Anda atau pasangan masuk dalam kelompok berisiko tinggi.

Sementara jika Anda dan pasangan sangat bugar, tidak berisiko, dan telah melakukan isolasi maka menurut Dr. Surrey Anda dan pasangan bisa melakukan hubungan seksual.

2. Pasangan yang Menginginkan Anak

Jika Anda melakukan hubungan seks untuk memiliki anak, maka sebaiknya program tersebut ditunda lebih dahulu.

"Ada pertanyaan apakah wanita harus hamil saat ini," kata Dr. Surrey, yang merupakan direktur asosisi di Southern California Reproductive Center di Beverly Hills.

"Ada beberapa bukti yang menunjukkan penularan vertikal atau penularan virus dari ibu ke bayi selama kehamilan atau persalinan," kata Dr. Surrey pada Health.

Dengan begitu, rencara memiliki bayi saat pandemi sebaiknya ditunda.

3. Pasangan yang Tidak Tinggal Bersama

Apabila Anda merupakan pasangan yang tidak tinggal bersama di mana melakukan karantina di tempat berbeda, maka seks secara langsung lebih baik tidak dilakukan. Para ahli menyarankan lebih baik melakukan seks secara virtual.

Soal boleh atau tidaknya seks sebenarnya masih bisa berubah, sebab pemahaman tentang virus corona masih baru dan penyebarannya terus berubah.

"Untuk pasangan yang mencoba berhubungan, saya sarankan untuk lebih waspada tentang menghindari kontak sosial dan kebersihan tangan," kata Dr. Surrey pada Health.

Sumber : Suara.com