Masa Pandemi, Begini Cara Menyimpan Persediaan Makanan Tanpa Menggunakan Freezer

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
21 April 2020 14:17 WIB Siti Halida Fitriati (ST 19) Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JOGJA -- Ada saat-saat di mana setiap orang membeli banyak sayuran dan persediaan lainnya, lebih-lebih ketika Pandemi global yang terjadi saat ini untuk mengurangi kontak langsung terhadap orang lain. Akan tetapi, tidak tahu bagaimana cara mengawetkannya karena mungkin beberapa orang tidak memiliki freezer. Maka ada cara tersendiri agar persediaan tidak cepat membusuk, tanpa harus menggunakan freezer.

Perhatikan Teknik Penyimpanan

Memotong dan mengeringkan bagian yang tidak diinginkan dari sayuran sebelum menyimpannya adalah cara yang efektif untuk menjaga sayuran Anda. Meskipun sayuran tidak memiliki rentang yang panjang, untuk bawang misalnya, bahan ini bisa bertahan selama dua minggu asalkan disimpan di tempat terbuka.

Buah yang rusak tidak boleh disimpan dengan yang baik karena merusak buah lainnya. Untuk sayur-sayuran hijau lainnya, cenderung mudah layu, sehingga Anda dapat menyegarkannya dengan merendamnya dalam ember berisi air. Bisa juga untuk buah-buahan dan sayuran seperti wortel dan tomat.

Pengeringan

Banyak buah-buahan dan sayuran yang tidak dapat disimpan, maka bisa diawetkan dengan teknik pengeringan. Pengeringan adalah salah satu cara pengawetan makanan yang paling efektif karena makanan kering dapat disimpan tanpa batas, asalkan tetap kering. Anda tidak perlu khawatir membeli sayuran dalam jumlah banyak karena Anda dapat membersihkannya dan kemudian memotongnya menjadi potongan-potongan kecil hingga kering. Barang-barang kering dapat disimpan selama Anda membutuhkannya karena tidak akan rusak seperti tomat atau buah-buahan.

Merebus

Bahan-bahan yang mudah rusak seperti tomat, Anda bisa merebusnya selama 10 menit, setelah itu letakkan dalam sebuah wadah dan biarkan dingin. Dengan teknik ini, Anda dapat menggunakan tomat pada hari-hari berikutnya.

Letakkan bawang di lantai yang dingin, tanaman umbi-umbian seperti singkong atau ubi juga bisa awet saat disimpan di lantai dingin. Jika Anda membeli dalam jumlah banyak, siapkan ruang di rumah di mana bahan-bahan tersebut mendapatkan udara yang cukup. Hindari menempatkan buah-buahan dan sayuran Anda di dalam kantong plastik. Anda dapat menyimpannya di dalam keranjang.

Simpan buah-buahan atau sayuran dalam kaleng berisi air

Buah-buahan dan sayuran dapat disimpan di dalam kaleng penuh air. Jenis buah-buahan atau sayuran yang bisa bertahan lebih lama di air adalah jamur, kacang polong, tomat, dan kacang-kacangan lainnya.

Sumber : Monitor Magazine