Tambah Gemuk selama Isolasi Mandiri? Rempah Rumahan Ini Bisa Turunkan Berat Badan

Ilustrasi bumbu rempah. - Suara
24 April 2020 04:27 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Masa isolasi mandiri selama wabah Covid-19 membuat beberapa orang mengalami kenaikan berat badan. Penyebabnya, situasi tersebut membuat orang lebih jarang bergerak, banyak duduk diam dan mengonsumsi makanan sesuai keinginannya. Sehingga asupan makan menjadi tidak terkontrol dan menyebabkan kenaikan berat badan.

Tapi dilansir oleh Healthline, Anda tak perlu khawatir. Anda bisa mencegah dan mengatasi kenaikan berat badan selama masa pandemi dengan mengonsumsi lima rempah-rempah rumahan berikut ini.

1. Cabe rawit

Cabe rawit mengandung senyawa capsaicin yang memberi rasa panas dan manfaat kesehatan. Beberapa penelitian menunjukkan kandungan dalam cabe rawit dapat meningkatkan metabolisme dan jumlah kalori yang dibakar setiap harinya.

2. Jahe

Jahe adalah rempah yang sering digunakan sebagai obat alami. Bahan dapur ini juga bisa membantu menurunkan berat badan.

Studi menemukan jahe membantu menurunkan berat badan dengan meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak sekaligus mengurangi penyerapan lemak dan nafsu makan.

3. Kunyit

Kunyit memiliki banyak manfaat kesehatan yang berasal dari kandungan kurkumin, yakni bahan kimia yang juga bisa menurunkan berat badan.

Satu studi pada 44 orang dengan kelebihan berat badan menunjukkan bahwa konsumsi kurkumin dua kali sehari selama satu bulan efektif bissa mengurangi lemak perut dan meningkatkan penurunan berat badan hingga 5%.

4. Lada hitam

Lada hitam adalah rempah yang mengandung senyawa piperine kuat. Senyawa ini tidak hanya memberikan rasa pedas, tetapi juga efek penurunan berat badan.

Satu studi juga menunjukkan bahwa piperine dalam lada hitam efektif menghambat pembentukan sel lemak.

5. Kayu manis

Kayu manis adalah rempah aromatik yang kaya antioksidan dan menawarkan beberapa manfaat kesehatan. Sebuah studi menemukan kayu manis efektif menstabilkan gula darah dan membantu mengurangi nafsu makan.

Senyawa tertentu dalam kayu manis bisa meniru efek insulin, membantu transportasi gula dari aliran darah ke sel sebagai bahan bakar. Selain itu, kayu manis bisa menurunkan kadar enzim penceraan tertentu untuk memperlambat penguraian karbohidrat.

Sumber : Suara.com