Cara Mendapatkan Tidur yang Nyenyak Selama Pandemi

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
29 April 2020 06:47 WIB Siti Halida Fitriati (ST 19) Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JOGJA -- Sementara ini cara terbaik untuk melindungi diri dari Covid-19 yaitu tetap menjaga jarak sosial, dan penting juga untuk kembali ke dasar-dasar kesehatan seperti mencuci tangan, termasuk juga menjaga kebutuhan tidur yang baik.

Karena tidak mendapatkan tidur malam yang baik dapat menurunkan kekebalan tubuh. Tentu saja, masalah tidur ini disebabkan oleh faktor kecemasan, kepanikan, dan depresi yang terkait dengan pandemi global dan menjadi masalah bagi banyak orang.

Walaupun tidur yang baik tidak akan membuat Anda kebal terhadap virus, akan tetapi pandemi saat ini seakan sebagai pengingat bagi semua orang untuk kembali ke dasar-dasar kesehatan yang baik termasuk salah satunya adalah menjaga kebutuhan tidur yang cukup. Berikut hal yang perlu Anda lakukan agar tidur nyenyak selama pandemi virus corona.

Jangan terlalu banyak menonton di malam hari

Jangan terlalu banyak menonton di malam hari. Elektronik memancarkan tingkat cahaya biru yang lebih tinggi dan sangat ampuh dalam menekan produksi melatonin malam hari. Atau jika Anda menggunakan ponsel, tablet, atau komputer untuk memeriksa pembaruan berita, aktifkan pengaturan pencahayaan mode baca. Ini akan mengurangi (tetapi tidak menghilangkan) cahaya yang secara negatif mempengaruhi siklus tidur Anda.

Dapatkan cahaya alami di pagi hari

Cahaya biru yang mengganggu tidur di malam hari memiliki efek sebaliknya di pagi dan siang hari. Cahaya terang sebenarnya membantu untuk menyelaraskan siklus tidur yang sehat, tetapi kebanyakan cahaya buatan tidak cukup kuat untuk memiliki efek positif.

Hal-hal yang dapat anda lakukan untuk mendapatkan cahaya alami yaitu dengan berjalan-jalan pagi atau joging misalnya, sambil tetap menjaga jarak dengan orang lain. Jika Anda bekerja dari rumah, posisikan meja Anda menghadap jendela. Buka tirai. Duduk di depan jendela.

Batasi menonton berita harian Anda

Kita semua terpaku pada berita. Rinciannya selalu berubah setiap hari, jadi setiap orang tetap mendapatkan informasi tentang rekomendasi kesehatan terbaru. Akan tetapi, jangan terlalu banyak menonton berita yang pada akhirnya meningkatkan risiko gangguan kecemasan. Karena cemas dapat menimbulkan stres. Respons stres ini dapat mengganggu tidur yang baik.

Maka direkomendasikan untuk membaca atau menonton update berita terbaru selama 10 menit beberapa kali per hari, hal itu lebih baik untuk tidur Anda daripada menonton 10 jam berita per hari.

Pertahankan waktu tidur dan waktu bangun Anda secara konsisten

Dengan diberlakukannya sekolah via online dan Work from Home (WFH), membuat banyak orang tidur kapan saja mereka mau, yang mengganggu siklus tidur mereka. Salah satu cara termudah untuk membantu siklus bangun dan tidur Anda kembali ke jalurnya adalah dengan menetapkan waktu tidur dan waktu bangun yang dapat Anda patuhi secara teratur. Konsistensi adalah kuncinya.

Melatonin bisa efektif membantu mengatur kembali siklus tidur Anda. Sebaliknya, kadar melatonin yang cenderung rendah dapat mengganggu kualitas tidur Anda. Jika Anda mengalami kesulitan untuk kembali ke jadwal tidur biasanya, cobalah minum tablet melatonin, 20 menit sebelum tidur jika Anda kesulitan tidur.

Latihan fisik di rumah berbasis aplikasi

Menjadi lelah secara fisik di akhir hari yang panjang membuat tidur mudah dan nyenyak. Di siang hari Anda akan membakar beberapa kalori ekstra karena melakukan pekerjaan rumah tangga, tetapi Anda benar-benar perlu menambahkan olahraga untuk benar-benar meningkatkan kualitas tidur di malam hari.

Banyak gym sekarang menawarkan latihan berbasis aplikasi gratis. Tidak perlu membeli alat-alat olahraga seperti treadmill misalnya. Anda bisa melakukan olahraga bebas peralatan seperti lari di luar ruangan, yoga, dan meditasi. Banyak juga pusat kebugaran lokal lainnya menawarkan latihan gratis di YouTube atau tautan daring, jadi periksalah situs web mereka.

Sumber : Bussinessinsider