5 Area di Rumah yang Perlu Dibersihkan untuk Cegah Virus Corona

Ilustrasi - Thelinenfactory
30 April 2020 21:07 WIB Krizia Putri Kinanti Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -- Membersihkan rumah adalah suatu keharusan untuk mencegah penyebaran virus.

Selama pandemi corona, para ahli di perusahaan pembersih dan binatu menjelaskan area yang harus Anda bersihkan. Ini adalah lima area teratas yang perlu perawatan ekstra ketika tinggal di rumah.

1.Mesin cuci

Para ahli mengatakan: "Mesin cuci bisa menjadi tempat berkembang biaknya kuman dan bakteri.

"Jadi, kami sarankan memakai mesin dengan pembersih yang dirancang khusus untuk menghilangkan bakteri. Pastikan dapur atau ruang binatu berventilasi baik dan pintu mesin cuci dan drum dibiarkan terbuka untuk sementara waktu setelah digunakan,” tutur Dr Beckmann

2. Knop dan pegangan pintu

Knop pintu, gagang, dan kotak surat adalah barang umum yang biasanya diabaikan,pastikan untuk menerapkan pembersih permukaan pada objek dan bersihkan setiap inci dan sudut. Jika sebagian kecil terlewatkan maka masih membuka risiko penyebaran kuman di seluruh rumah.

3.Permukaan

Para ahli berkomentar: "Permukaan di rumah adalah daerah lalu lintas tinggi dan apakah itu di dapur atau kamar mandi mereka perlu dibersihkan dengan semprotan anti-bakteri untuk memastikan mereka tetap bebas kuman dan siap digunakan."

4.Lantai

Lantai seringkali memiliki kotoran dan kuman yang tidak terlihat dan perlu dibersihkan lebih dalam. Menyikat lantai yang keras dan kemudian mengepel dengan produk antibakteri adalah cara yang baik untuk menjaga kotoran dan kuman tetap hidup.

5.Bantal

“Barang-barang ini menjadi lebih sering digunakan selama karantina dan sebagai hasilnya perlu dicuci secara teratur," kata para ahli kebersihan.

Cuci sarung bantal dan untuk bantalan bantal atau bantal gunakan deterjen dan keringkan. Kuman coronavirus telah terbukti tetap pada bahan yang berarti membersihkan bantal itu penting. Para ahli menjelaskan bahwa pemilik rumah harus berupaya menjaga area yang berbeda tetap bersih dan bebas kuman.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia