Pakar: Minum dan Mandi Air Panas Tidak Bisa Bunuh Covid-19

Ilustrasi minum air - Reuters
15 Mei 2020 10:37 WIB Bernadheta Dian Saraswati Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Berbagai klaim tentang cara-cara mengatasi Covid-19 marak beredar di media sosial, salah satunya minum panas dan mandi air panas. Cara tersebut dinilai ampuh membunuh virus Corona penyebab Covid-19.

Pakar Penyakit Dalam Spesialis Paru-Paru (Internis Pulmonologist) FKKMK UGM, dr. Sumardi, Sp.PD,KP., FINASIM., dengan tegas membantah klaim minum panas dan mandi air panas bisa mematikan Covid-19.

“Klaim itu tidak benar, minum maupun mandi air panas tidak bisa membunuh Covid-19,”katanya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (14/5/2020). 

Penelitian terdahulu pada virus yang menyebabkan SARS menyebutkan bahwa suhu lebih dari 58 derajat Celcius bisa membunuh virus tersebut. Namun Sumardi mengatakan bahwa suhu tersebut terlalu tinggi untuk air minum maupun mandi.

Dia menjelaskan bahwa air panas baik yang dikonsumsi ataupun untuk mandi, suhunya tidak akan bisa mencapai atau membunuh virus. Sebab virus Covid-19 berada dalam sel tubuh. Sementara tubuh secara otomatis akan mengatur suhunya saat mendapatkan serangan virus.

“Kalau ada virus yang masuk ke tubuh maka suhu tubuh akan naik dengan sendirinya untuk menetralkan virus. Jadi tidak perlu minum atau mandi air panas karena justru akan mengacaukan sistem tubuh,”paparnya.

Di samping itu, konsumsi air panas yang terlalu sering juga memberi dampak buruk bagi kesehatan. Salah satunya bisa melemahkan lambung. Sedangkan sering mandi air panas juga akan merusak kulit dan membuat kulit kering.

Menurutnya cara terbaik untuk membasmi virus yang mungkin menempel di kulit adalah mencuci dengan sabun atau memakai handsanitizer. Selain itu untuk menghindari penularan, masyarakat diimbau untuk mematuhi protokol kesehatan seperti menjalani phsyical distancing, menjauhi kerumunan, memakai masker, dan menjalani pola hidup bersih dan sehat.*