Pandemi Covid-19 Turut Mengubah Perilaku Konsumen Produk Kecantikan

foto ilustrasi. - Bisnis.com
20 Mei 2020 01:07 WIB Rezha Hadyan Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pandemi Covid-19 turut mengubah perilaku konsumen termasuk konsumen produk-produk kecantikan dan kosmetik yang kerapkali disebut sebagai beauty enthusiast. Head of Public Relations Sociolla Febrina Herlambang menyebut perubahan perilaku beauty enthusiast selama pandemi Covid-19 yang paling terlihat adalah menjadikan platform daring sebagai pilihan utama untuk berbelanja produk-produk kecantikan dan kosmetik.

Hal tersebut sebelumnya diamini oleh Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA) mengungkapkan adanya kenaikan pesanan barang pada industri e-Commerce di tengah merebaknya Covid-19.

Meskipun mengalami peningkatan, menurut Febrina, ada kemungkinan konsumen merasa khawatir dengan keamanan produk yang mereka terima saat berbelanja online.

"Oleh karena itu, perusahaan sebaiknya memastikan keamanan produk dan memberikan pemahaman yang tepat kepada konsumen mengenai keamanan produk mereka,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima oleh Bisnis pada Selasa (19/5/2020).

Adapun, untuk memberikan rasa aman bagi para beauty enthusiast yang berbelanja melalui platform dagang el Sociolla.com, Febrina menyebut pihaknya secara rutin memberikan informasi kepada konsumen.

“Kami menginformasikan bahwa perusahaan telah menetapkan SOP yang ketat terhadap karyawan yang bekerja di gudang, seperti penyemprotan desinfektan di seluruh area gudang setiap harinya, mewajibkan setiap karyawan untuk melakukan pengecekan suhu, mencuci tangan, menggunakan masker, melakukan physical distance dan menyemprot setiap paket yang keluar dari Warehouse Sociolla dengan desinfektan,” tuturnya.

Tidak hanya untuk berbelanja, beauty enthusiast juga melakukan konsultasi mengenai produk yang mereka beli secara online. Untuk mengakomodasi ini sejak masa pandemi Covid-19, Sociolla telah meluncurkan fitur baru berupa live chat dengan beauty consultant di Sociolla.com.

Konsumen bisa melakukan konsultasi langsung serta mendapatkan gambaran secara lengkap melalui review di aplikasi SO.CO, jadi konsumen tetap bisa mendapatkan konsultasi kecantikan terpercaya dan berbelanja secara nyaman akan produk kecantikan dan perawatan diri yang 100% bersertifikat BPOM dengan mudah tanpa perlu meninggalkan rumah.

“Bagaimanapun, berbelanja produk kecantikan tidak dapat disamakan seperti halnya berbelanja kebutuhan lain. Ada keperluan konsumen untuk bertanya seputar produk yang akan mereka beli berdasarkan jenis kulit serta solusi yang diinginkan semisalnya kulit tampak lebih cerah maupun mengobati jerawat, produk untuk rambut kering maupun berminyak dan sebagainya, dan pertanyaan ini bisa sangat beragam," papar Febrina.

Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, Febrina menjelaskan pihaknya secara khusus telah melakukan pelatihan kepada seluruh beauty advisor. Selain mengenai SOP terkait pelayanan, kami juga memberikan pelatihan khusus tentang bagaimana bahasa yang digunakan dan pengetahuan tentang produk, sehingga beauty enthusiast merasa nyaman meskipun melakukan konsultasi secara daring tanpa bertatap muka langsung sebagaimana jika pembelian dilakukan di toko.

Lebih lanjut, Febrina menjelaskan beauty enthusiast juga termotivasi untuk memanfaatkan momen beraktivitas di rumah sebagai waktu terbaik untuk merawat diri. Para beauty enthusiast tidak lagi menggunakan make up secara lengkap sebagaimana jika beraktivitas diluar ruangan atau rumah seperti sebelum pandemi ini.

Tetapi lebih mengutamakan untuk memanfaatkan momen di rumah untuk melakukan perawatan wajah secara maksimal dan memfokuskan diri pada produk skin care, dimana karena situasi Covid-9 juga dan banyaknya aktivitas di rumah, mereka jadi lebih memperhatikan dirinya dan lebih menjaga kesehatan serta kebersihan diri dengan lebih baik lagi. Berdasarkan data internal Sociolla, di momen pandemi ini kebutuhan skin care yang mengalami kenaikan didominasi oleh masker wajah, serum, pelembab dan produk perawatan lainnya.

“Self-care di saat seperti ini sangat dibutuhkan, bukan hanya cara yang baik untuk memastikan kita tetap tampil cantik dan glowing tetapi juga bermanfaat untuk menjaga energi positif yang baik untuk kesehatan mental kita. Ini juga yang kami coba untuk bagikan kepada para beauty enthusiast melalui konten-konten positif yang membangun, seperti tips merawat diri di rumah, tips menjaga kesehatan dan kecantikan," tutupnya.

Sumber : Bisnis.com