Ini Saran Dokter untuk Bumil yang Ragu Periksa Kehamilan di Masa New Normal

Ilustrasi. - Ist/Freepik
24 Juni 2020 19:47 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, SEMARANG- Ibu hamil perlu memeriksakan kandungannya secara rutin untuk mengetahui dan menuntaskan keluhan yang dialami. Selama masa pandemi virus corona atau Covid-19 banyak masyarakat yang khawatir untuk memeriksakan diri ke dokter, termasuk para ibu hamil.

Menurut Dokter Spesialis obstetri dan ginekologi RS Siloam Hospitals Semarang dr Nurul Setiyorini, Rabu, (24/6/2020), tidak dapat dipungkiri pada saat pembatasan skala besar atau pembatasan kegiatan masyarakat, masyarakat diimbau untuk tetap dirumah.

Masyarakat juga diimbau untuk menunda pemeriksaan jika tidak ada kegawatan. Terutama menunda jika pemeriksaan genekologi rutin.

Baca juga: Bikin Ngakak, Warganet Ungkap Hal-Hal Kocak Dialami Orang Miskin, Orang Kaya Gak Tahu

Selain pemeriksaan kehamilan, lanjut Nurul, biasanya para perempuan memeriksakan berbagai keluhan yang dialami terkait dengan organ reproduksi mereka.

Masalah umum yang biasanya terjadi adalah keputihan, perdarahan di luar siklus, control bleeding, nyeri perut, perut membesar, haid tidak lancar, dan program hamil.

“Untuk mengetahui penyebab dari berbagai keluhan tersebut biasanya kami menerapkan anamnesis atau konsultasi, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang,” ungkapnya.

Baca juga: Maestro Memang Beda, Cover Dance Lathi oleh Didik Nini Thowok Ini Bikin Merinding

Namun, di masa pandemi atau new normal ini tidak semua keluhan disarankan untuk langsung mengunjungi ginekolog.

“Di masa ini, yang disarankan segera periksa adalah apabila terjadi nyeri, dan pengeluaran abnormal dari jalan lahir pada ibu hamil,” tegasnya.

Tapi, dr Nurul mengatakan di masa new normal masyarakat bisa mejalani aktivitas seperti biasa asalkan tetap menjalankan potokol kesehatan.

Di antaranya memakai masker, rajin mencuci tangan, dan selalu menjaga jaga jarak. Dengan demikian, new normal tidak menghalangi individu sehat untuk melakukan aktifitas di luar ruang.

Protokol kesehatan wajib dilakukan dimanapun dan apapun yang dilakukan.

“Pemeriksaan ginekolog dapat dilakukan pada masa new normal. Caranya adalah dengan memilih rumah sakit yang menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan benar,"kata Nurul.

Sumber : Suara.com