Begini Cara Aman Mengonsumsi Jamur Enoki

Jamur enoki memiliki bakteri Listeria monocytogenesis.
27 Juni 2020 05:27 WIB Novita Sari Simamora Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Baru-baru ini ditemukan bahwa jamur enoki memiliki bakteri listeria monocytogenes yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Peneliti Bidang Mikrobiologi Pusat Penelitian Biologi LIPI Iwan Saskiawan mengungkapkan pencegahan secara total untuk menghindari kontaminasi bakteri Listeria monocytogenes mungkin sulit untuk dilakukan.

Sebagai bakteri patogen atau parasit, listeria monocytogenes memang berbahaya dan perlu pencegahan secara total untuk menghindari kontaminasi.

"Namun, melalui pencucian yang sempurna dengan air mengalir serta pengolahan melalui pemanasan dan penyimpanan dengan benar, umumnya aman dikonsumsi karena bakteri di jamur ini akan mati pada suhu 75 derajat celcius," seperti yang dikutip dari Twitter, Jumat (26/6/2020).

Bila bakteri pada jamur enoki tidak mati, maka penyakit yang disebabkan disebut dengan listeriosis yang ditandai dengan gejala demam tinggi, sakit kepala, pegal, mual, sakit perut dan diare.

Adanya kejadian luar biasa di Amerika Serikat, Australia, dan Kanada, Iwan mengungkapkan hal tersebut disebabkan adanya kontaminasi bakteri Listeria monocytogenes saat proses pengepakan jamur enoki atau pada waktu penyimpanan sebelum siap dikonsumsi.

Biasanya, jamur enoki sangat populer sebagai campuran sayur pada makanan shabu-shabu, tempura atau sukiyaki. Dia kembali menyarankan sebelum mengonsumsi jamur, maka konsumen harus memanaskan dengan sempurna untuk membunuh bakteri yang ada pada jamur.

Meskipun jamur enoki memiliki bakteri, tetapi bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Selain itu, jamur enoki juga mengandung senyawa bioaktif yang dapat berfungsi sebagai senyawa antitumor, antikanker, antihipertensi, anti kolesterol dan bersifat sebagai imunomodulator.

Sebagai informasi, jamur enoki tumbuh pada suhu 23-27 derajat celcius pada fase vegetatif atau pertumbuhan miselium pada suhu 13-18 derajat celcius di fase generatif atau saat pembekuan tubuh buah.

Sampai saat ini, jamur enoki belum dibudidayakan di Indonesia. Selama ini, jamur enoki yang dikonsumsi di Indonesia diimpor dari Korea Selatan.

Sumber : Bisnis.com