Mengenal Jerawat Terbentuk dan Jenisnya

Jerawat / overcomepcos.com
01 Juli 2020 13:57 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Tumbuhnya jerawat di wajah menjadi hal yang menyebalkanbagi sebagian orang. Kendati hal ini wajar dialami tetapi jerawat bisa mengganggu penampilan seseorang.

Jerawat merupakan pustula atau papula kecil. Ini berkembang ketika ketika kelenjar sebaceous atau kelenjar minyak, menjadi tersumbat dan terinfeksi, menyebabkan lesi merah bengkak terisi nanah.

Berdasarkan Medical News Today yang dikutip dari Suara.com--jaringan Harianjogja.com, jerawat umumnya dimulai atau terjadi saat masa pubertas, meski beberapa mengembangkannya di usia berapa pun.

Selama pubertas, produksi hormon berubah. Ini dapat menyebabkan kelenjar sebaceous, yang terletak di pangkal folikel rambut menjadi terlalu aktif.

Ada beberapa jenis jerawat dan masing-masing memiliki tanda dan gejala yang jelas, yakni:

Cara Jitu Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Bahan Alami. (Shutterstock)
Ilustrasi jerawat (Shutterstock)

1. Komedo whitehead atau komedo tertutup, ini adalah jerawat kecil yang tetap berada di bawah kulit.

2. Komedo blackhead, dikenal sebagai komedo terbuka, komedo ini terlihat jelas di permukaan kulit. Warnanya hitam atau coklat tua, karena oksidasi melanin, pigmen kulit.

Beberapa orang secara keliru percaya blackhead disebabkan oleh kotoran, dan untuk menghilangkannya, mereka menggosok atau memencetnya. Hal ini tidak membantu, justru dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan masalah lain.

3. Papula berbentuk benjolan kecil, padat, bundar yang muncul dari kulit. Seringnya berwarna pink.

4. Pustula, jerawat yang terbentuk karena penyumbatan pori-pori oleh sel kulit mati, sebum atau minyak, debu, kotoran dan keringat. Pada bagian bawah berwarna merah dan nanah berada di atasnya dan sering terjadi pada kulit berminyak.

5. Nodul, ini adalah jerawat yang strukturnya mirip dengan papula, tetapi lebih besar dan keras. Nodula bisa menyakitkan dan tertanam jauh di dalam kulit.

6. Kista, terbentuk ketika bakteri, sebum, dan sel kulit mati menyumbat bagian dalam pori-pori. Ini sangat terlihat jelas di permukaan dan umumnya menyebabkan bekas luka.

Sumber : Suara.com