Pentingnya Isyarat Tangan Supaya Aman Bersepeda di Jalan Raya

Masyarakat yang naik sepeda di jalan raya perlu memperhatikan isyarat bersepeda di jalan raya agar aman. JIBI - Bisnis/Nancy Junita
27 Juli 2020 08:27 WIB Nancy Junita Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Pada masa pandemi Covid-19 ini, kegiatan bersepeda alias gowes menjadi tren masyarakat di Ibu Kota dan juga kota-kota lainnya.

Masyarakat tidak hanya bersepeda saat akhir pekan saja, sehari-hari warga Ibu Kota juga mengendarai sepeda saat berangkat ke kantor.

Untuk memfasilitasi warga yang bersepeda, kini Pemprov DKI telah menyediakan jalur sepeda, dan kini ada layanan bike sharing di lokasi tertentu.

Bike sharing adalah salah satu program Pemprov DKI untuk menggalakkan bersepeda di DKI Jakarta.

Bagi Anda yang suka bersepeda, maka perlu memperhatikan isyarat-isyarat menggunakan tangan berikut agar tidak tabrakan dengan pengendara kendaraan bermotor dikutip dari akun Instagram Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan @aniesbaswedan.

1. Tangan kiri diangkat horizontal pertanda belok kiri.

2. Tangan kanan diangkat horizontal pertanda belok kanan

3. Tangan kanan melambai pertanda bagi kendaraan lain untuk mendahului

4. Dua jari menunjuk ke jalan pertanda waspada ada lubang

5. Tangan kanan diangkat ke atas pertanda berhenti.

6. Tangan kanan bergerak ke atas dan kebawah pertana kecepatan dikurangi.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga mengingatkan supaya para pesepeda, jika berada di jalan raya, jangan bergerombol dan harus saling menghormati pengguna jalan lainnya.

“Gunakan jalur khusus sepeda dengan baik dan benar.
Mari kita ciptakan aman, selamat, tertib bersepeda, sehingga semakin banyak yang minat bersepeda.”

Sumber : bisnis.com