Advertisement

Nyeri Dada Belum Tentu Serangan Jantung, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Newswire
Minggu, 09 Agustus 2020 - 01:17 WIB
Nina Atmasari
Nyeri Dada Belum Tentu Serangan Jantung, Bisa Jadi Ini Penyebabnya Foto ilustrasi. - Ist/Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA- Dada nyeri sering diidentikkan dengan serangan jantung. Padahal, dada terasa nyeri dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Namun, dalam kebanyakan kasus nyeri dada ini tidak disebabkan oleh masalah jantung. Dihimpun dari NHS UK dan Docdoc, berikut lima kemungkinan penyebab kenapa dada terasa nyeri:

  1. Gangguan Pencernaan
    Jika dada terasa nyeri tepat setelah selesai makan atau saat Anda merasa kenyang maka kemungkinan penyebabnya ialah karena gangguan pencernaan. Kondisi ini dapat terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan. Jika nyeri dada yang Anda alami disebabkan oleh faktor ini biasanya akan dibarengi dengan rasa mual.
  2. Dada Terkilir atau Tegang
    Dada yang terkilir atau tegang dapat menjadi penyebab dada Anda terasa nyeri. Kondisi ini dapat terjadi ketika dada Anda mengalami luka ataupun setelah melakukan olahraga. Nyeri dada setelah berolahraga ini dapat reda ketika Anda beristirahat.
  3. Infeksi Kantung Udara (Pneumonia)
    Jika nyeri dada Anda semakin memburuk ketika sedang menarik dan menghela napas maka kemungkinan penyebabnya adalah infeksi di kantung udara atau pneumonia. Nyeri dada yang disebabkan oleh faktor ini juga akan semakin memburuk ketika Anda berada di area bertemperatur tinggi. Gejala infeksi ini biasanya akan disertai batuk berdahak dengan lendir berwarna kuning atau hijau.
  4. Infeksi di Area Saraf (Herpes Zoster)
    Jika disebabkan oleh infeksi ini, nyeri dada Anda akan dibarengi dengan kesemutan dan munculnya ruam di kulit yang akan menjadi luka lecet. Infeksi yang terjadi akibat virus varicella zoster ini akan menyebabkan rasa sakit di area yang terkena. Herpes Zoster paling sering terjadi pada orang yang berusia 50 tahun ke atas.
  5. Gangguan Kecemasan
    Penyebab dada terasa nyeri yang terakhir ini dilatarbelakangi oleh faktor psikis. Saat emosi Anda sedang tidak stabil, seperti cemas atau sedang mengalami situasi buruk, nyeri dada dapat muncul. Nyeri dada yang disebabkan oleh faktor ini akan dibarengi dengan detak jantung yang semakin cepat, munculnya keringat, serta pusing.

Itu dia kemungkinan penyebab kenapa dada terasa nyeri. Anda sebaiknya melakukan konsultasi ke dokter untuk mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat. Apalagi jika nyeri dada yang Anda alami sudah terasa menjalar ke bagian tubuh lainnya.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Suara.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Pura-Pura Jadi Pembeli, Pria Ini Sikat HP di Sejumlah Warung di Bantul

Bantul
| Rabu, 30 November 2022, 21:07 WIB

Advertisement

alt

Luhut Ingin Gilas Oknum yang Hambat Investasi Masuk Indonesia

News
| Rabu, 30 November 2022, 19:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement