Tahukah Anda, Ini Jenis-Jenis Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Bersamaan

Ilustrasi. - Reuters/Ahmed Jadallah
20 Agustus 2020 14:57 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Tahukah Anda, ternyata ada beberapa makanan ternyata sebaiknya tidak dikonsumsi secara bersamaan atau bergantian. Hal ini terkait dengan pengaruhnya terhadap sistem pencernaan dan kandungan dalam makanan.

Melansir dari Theactivetimes, berikut adalah beberapa makanan yang seharusnya tidak dimakan di waktu yang sama atau bergantian, antara lain:

Teh dan Susu

Umumnya, teh memiliki antioksidan tinggi yang membantu mengurangi peradangan di tubuh. Jika Anda ingin mendapatkan manfaat ini, maka hindarilah konsumsi teh dengan susu.

Protein dalam susu mengikat antioksidan dalam teh dan membuatnya sulit diserap oleh tubuh. Jika teh Anda mengandung kafein, maka teh juga bisa menurunkan penyerapan kalsium dari susu.

Makan Buah setelah Makan

Buah memiliki kandungan air yang tinggi dan cepat melewati saluran pencernaan.

"Memakan buah sebagai makanan penutup menciptakan kemacetan di perut Anda," kata Dr. Daryl Gioffre, ahli nutrisi selebriti dan penulis GET OFF YOUR ACID.

"Hal ini bisa menyebabkan kembung dan hilangnya nutrisi baik dalam buah karena proses fermentasi," tambahnya.

Sereal dan Jus Jeruk

"Jus jeruk adalah yang terburuk," kata Dr. Gioffre. Ada 18 gram fruktosa yang merupakan jenis gula terburuk dalam satu gelas jus jeruk kemasan.

Fruktosa menghancurkan enzim dalam sereal yang bertanggung jawab atas pencernaan. Gioffre juga menyarankan Anda untuk berhati-hati dengan jenis sereal karena sering kali mengandung gula tinggi.

Pisang dan Susu

Pisang dan susu disebut sebagai kombinasi buruk karena bisa jadi racun di tubuh.

“Ini adalah kombinasi yang sangat buruk yang menghasilkan racun dalam tubuh,” kata Dr. Gioffre. Pisang menjadi asam pada saat masuk ke perut yang bisa mengentalkan susu dan mengubahnya menjadi zat pembentuk lendir kental.

"Kombinasi ini juga buruk untuk menurunkan berat badan karena pisang mengandung 25 persen gula," tambahnya.

Sumber : Suara.com