Melahirkan Bayi Berat 4 Kg secara Normal Bisa Berefek Buruk ke Vagina

Ilustrasi melahirkan. - Huffington Post
24 Agustus 2020 07:17 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Faktor berat badan bayi baru lahir ternyata berpengaruh ke kondisi vagina sang ibu.

Melahirkan bayi dengan bobot 4 kilogram secara normal merupakan anugerah bagi para ibu. Namun, adakah efek sampingnya bagi vagina?

Pakar mengatakan faktor berat badan bayi yang belebih bisa jadi pertimbangan memilih proses melahirkan secara caesar.

Secara genetik, pinggul orang Indonesia umumnya lebih kecil dibandingkan ras kulit putih. Sehingga bayi dengan berat lahir di atas 4 kilogram disarankan dilahirkan secara caesar.

"Secara umum bule memang lebih besar panggulnya. Mereka berat bayi 4,5 kilo masih bisa lewat vagina. Tapi orang Indonesia jangan sampai 4 kilo. Kalau 4 kilo masih diperbolehkan tapi dilihat dulu panggul ibunya luas tidak," kata dikter spesialis kandungan dr. Fernandi Moegni, SpOG (K) dalam siatan langsung Instagram, Minggu (23/8/2020).

Ia menjelaskan, jika berat bayi lebih dari 4 kilo dan dipaksakan tetap melahirkan secara normal bisa mengakibatkan kekenduran pada otot vagina.

Walaupun secara natural, vagina memang menjadi elatis saat memasuki usia 9 bulan dan bisa meregang kemudian kembali normal setelah tiga bulan pasca melahirkan.

Tapi, menurut Fernandi, ada kondisi tertentu otot vagina menjadi over strech atau peregangan yang berlebihan hingga menyebabkan kekenduran bahkan paling fatal putusnya otot vagina.

"Kita mesti memprediksi saat hamil, bagusnya melakukan USG ke dokter diukur berat bayi berapa. Nanti dokter bisa memberikan asupan yang terbaik," ucapnya.

Selain berat badan, lingkar kepala bayi juga jadi indikator proses melahirkan.

Fernandi mengatakan bahwa rata-rata lingkar pinggul perempuan Indonesia maksimal 35 sentimeter.

Sehingga lingkar kepala bayi sebaiknya tidak melebihi lebar panggul si ibu.

"Ini bukan harga mati, kira-kira mendekati angka 3,350 kilo kita sudah harus mulai sedikit aware bisa lahir dengan lancar atau sulit. Tapi banyak faktor," ucapnya.

Ia menambahkan, kelahiran anak pertama menjadi sangat penting diperhatikan.

Karena bisa mempengaruhi kondisi ibu dan kelahiran selanjutnya.

"Anak petama yang harus dipertimbangkan dengan baik. Tanpa merusak otot vagina," ujarnya.

Sumber : Suara.com