Ini Gejala Kanker Payudara yang Harus Kamu Ketahui

Ilustrasi kanker payudara - Istimewa
07 September 2020 15:07 WIB Desyinta Nuraini Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kanker payudara menjadi salah satu penyakit mematikan di dunia. Penyakit ini masih menjadi ancaman bagi wanita di seluruh dunia, meski beberapa kasus juga ditemukan pada pria. 

Kanker apapun jenisnya, semakin cepat didiagnosis, semakin besar kemungkinan untuk diobati. Oleh karena itu penting bagi setiap wanita melakukan deteksi dini, terutama terhadap ancaman kanker payudara.

Badan penelitian kanker payudara di Inggris, Breast Cancer Now menyebut ada tiga faktor pemicu kanker payudara. Ini termasuk pilihan gaya hidup, genetika, dan lingkungan sekitarnya.

Melansir Express UK, Senin (7/9/2020), faktor risiko juga termasuk terlahir sebagai wanita dan bertambahnya usia, terutama saat berusia 50 tahun atau lebih.

Salah satu tanda peringatan kanker payudara adalah menemukan benjolan, atau pembengkakan, di payudara, dada bagian atas, atau ketiak. Benjolan, atau bengkak, mungkin tidak terlihat dengan mata telanjang, tetapi bisa dirasakan.

Tanda peringatan lain dari kondisi ini termasuk perubahan puting, seperti puting yang terbalik. Perubahan puting lainnya dapat termasuk ruam atau pengerasan kulit di sekitar puting, atau keluarnya cairan yang tidak biasa.

Tanda ketiga dari kanker payudara adalah adanya perubahan pada kulit di sekitar payudara, seperti mengerut atau lesung pipit.

Ada tanda-tanda kanker payudara lain yang perlu Anda waspadai. Ini termasuk perubahan warna payudara. Misalnya, payudara mungkin terlihat merah atau meradang. Selain itu, setiap perubahan ukuran bentuk payudara bisa jadi merupakan tanda kanker payudara. Penting juga untuk diperhatikan jika ada rasa sakit yang terus-menerus terasa di payudara.

Oleh karena itu penting untuk mendeteksi dini dengan melihat, menyentuh,dan merasakan apa yang terjadi pada payudara.

Sentuh payudara untuk merasakan sesuatu yang tidak biasa. Ingatlah untuk memeriksa aura seluruh payudara, termasuk dada bagian atas dan ketiak. Lihat dan periksa.

Cari perubahan apakah ada yang terlihat berbeda. Jika demikian, periksakan ke dokter umum. 

Di klinik, pemeriksaan payudara dapat diikuti dengan mammogram, ultrasound, biopsi inti atau aspirasi jarum halus. Hasil mungkin tersedia hari itu, tetapi jika biopsi dilakukan bisa lebih lama. Penting untuk memeriksakan diri ke ahli kesehatan jika Anda sedikit khawatir. Kendati demikian tidak semua perubahan payudara bersifat kanker.

Sumber : bisnis.com