Menikah di Masa Pandemi, Ini 7 Tips Menghitung Tamu Undangan

Ilustrasi. - Freepik
12 September 2020 14:17 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Di masa Pandemi Covid-19, Pemerintah membatasi aktivitas kerumunan termasuk penyelenggaraan pernikahan. Mempelai dan keluarga pun harus mengatur jumlah tamu undangan agar lebih mudah dalam menerapkan protokol kesehatan. Namun, siapa saja yang sebaiknya masuk daftar undangan?

Merangkum dari Boldsky, berikut beberapa tips menentukan jumlah tamu pernikahan.

Pertama, buat daftar tamu awal

Sebagai tahap awal, kamu bisa menulis nama anggota keluarga dekat, teman dekat, dan kerabat. Kamu juga bisa memasukkan nama orang yang mengundangmu ke pernikahan mereka. Jika mau, kamu pun dapat nenambahkan nama teman-teman yang jarang ditemui.

Perhatikan anggaran

Kamu juga perlu menentukan anggaran untuk tamu, minimal terkait katering dan suvenir. Setelah itu, kamu bisa mengurangi jumlah orang dalam daftar calon tamu undangan.

Tinjau kapasitas lokasi pernikahan

Jika gedung yang akan kamu sewa hanya sanggup nemapung maksimal 100 tamu, jangan undang 150 orang. Itu akan menimbulkan ketidaknyamanan, terlebih di masa pandemi seperti sekarang.

Kalau tidak terlalu dekat secara emosional, kamu bisa menghapis nama tetangga, teman kantor, kenalan, atau teman sekolah yang sudah lama tidak berjumpa.

Diskusikan dengan pasanganmu

Kamu tentu juga perlu mengetahui siapa saja yang ingin diundang pasanganmu. Diskusikan bersama apakah memungkinkan untuk memasukkan mereka dalam daftar tamu pernikahan.

Putuskan siapa yang tidak ingin kamu undang

Itu termasuk langkah paling penting. Kamu harus sangat berhati-hati saat memutuskan siapa saja orang yang tidak kamu harapkan datang. Misalnya, apakah kamu ingin melihat mantan pacar di hari pernikahan kalian? Jika tidak, hapus saja namanya.

Banyak bertanya pada diri sendiri sebagai pertimbangan

Kamu sudah melakukan beberapa tahap sebelumnya tapi jumlah orang dalam daftar tamu undangan masih terlalu banyak? Coba ajukan beberapa pertanyaan khusus untuk dirimu sendiri.

Contohnya, apakah kamu bertemu dengan mereka dalam beberapa tahun terakhir? Apakah kamu benar-benar berhubungan baik dengan mereka? Apakah mereka sangat berarti bagimu dan keluargamu? Apakah mereka berpotensi membuat drama yang tidak perlu?

Jangan masukkan lagi nama yang sudah dihapus

Setelah mendapatkan daftar final, kamu harus konsisten. Jangan menambahkan kembali mereka yang namanya sudah dihapus. Hal seperti itu hanya membuatmu bingung karena mungkin jadi harus memikirkan nama orang lain yang perlu dicoret agar jumlah tamu pernikahan tidak kebanyakan.

Sumber : Suara.com