Hanya 20% Pasien Covid-19 Bergjela Demam, Lainnya Tanpa Panas Tubuh

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
20 September 2020 19:27 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Gejala yang timbul akibat terinfeksi Covid-19 tidak selalu disertai demam.

Demam disebut sebagai salah satu gejala Covid-19. Namun jika Anda tidak mengalami demam tapi merasakan gejala lain, jangan anggap Anda aman dari virus tersebut.

Dilansir dari ABC, hanya sekitar 20 persen dari kasus virus corona Covid-19 di Australia yang menunjukkan gejala demam. Laporan ini disampaikan data epidemiologi terbaru dari Tim Pengawasan Ruang Insiden Nasional Covid-19, yang mengamati kasus hingga 30 Agustus.

"Batuk, sakit tenggorokan, dan pilek adalah gejala paling umum dari virus corona yang kami lihat saat ini. Sementara demam terjadi pada sekitar 20 persen pasien, orang tua cenderung lebih jarang mengalami demam," kata juru bicara Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Victoria.

Suhu tubuh normal sekitar 37C, lebih dari itu adalah demam. Demam adalah gejala suatu penyakit, bukan penyakit itu sendiri. Dalam istilah paling dasar, demam adalah respons peradangan tubuh terhadap penyerbu asing, seperti virus corona.

BACA JUGA: Prabowo Ketua Umum, Ini Susunan Pengurus Partai Gerindra Periode 2020-2025

Untuk anak di bawah dua tahun, demam juga dapat menyebabkan kejang atau kejang demam yang dapat membuat orang tua ketakutan.

Anda mungkin berasumsi bahwa semakin tinggi demam Anda, semakin tidak sehat Anda, tetapi sebenarnya tidak selalu demikian.

Seseorang dapat mengalami demam 38,5C dan benar-benar tidak sehat, sedangkan orang lain dapat memiliki suhu 41C dan bahkan tidak terlihat sakit.

Peneliti dari University of Southern California menemukan dengan melihat lebih dari 55.000 kasus, Covid-19 umumnya ditandai dengan demam terlebih dahulu, diikuti batuk, mual dan/atau muntah, kemudian diare.

Sedangkan jika Anda terserang flu, kemungkinan besar Anda akan batuk lebih dulu, baru kemudian demam. Namun, tidak ada perbedaan antara urutan gejala ketika mereka membandingkan kasus Covid-19 ringan dan serius.

Hal yang perlu digarisbawahi adalah, jika Anda memiliki gejala pilek atau flu atau Anda pernah melakukan kontak dengan seseorang yang telah didiagnosis dengan Covid-19, lakukan tes rapid ataupun swab.

Karena gejala Covid-19 dapat berupa batuk, demam, menggigil, sakit tenggorokan, sesak napas, pilek hingga hilangnya indra penciuman atau perasa.

Sumber : Suara.com