Mudah, Begini Cara Mudah Menghitung Berat Badan Ideal

Ilustrasi. - Freepik
06 Oktober 2020 06:27 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Menghitung berat badan ideal bisa dilakukan siapa saja di rumah tanpa perlu konsultasi ke ahli gizi. Lalu, bagaimana cara menghitung berat badan ideal berdasarkan tinggi badan?

Dokter spesialis gizi Dr. dr. Fiastuti Witjaksono Sp.GK memberikan rumus sederhana untuk menghitung berat badan.

Berat badan normal: TB-100
Berat badan ideal: (TB-100)x 90%
Sederhananya jika tinggi badan Anda 165 cm, maka penghitungan berat badan sebagai berikut:

Berat badan normal: 165-100 = 65 kg
Berat badan ideal: (165-100)x 90% = 58,5 kg
Selain berat badan, Anda juga wajib mengetahui indeks massa tubuh atau body mass index (BMI). Bagaimana cara menghitungnya?

Menghitung indeks massa tubuh (BMI)= berat badan (kg) : tinggi badan (m)

Sehingga jika berat badan Anda 80 kg dengan tinggi badan 165 cm (1,65 m) maka IMT Anda adalah 29,3.

Setelah itu, cek golongan BMI Anda melalui tabel di bawah ini:

BMI kurang= <18,5
BMI normal= 18,5 - 24,9
BMI berlebih= 25 - 29,9
Obesitas= 30

BMI 29,3 tergolong ke dalam kelompok obesitas. Untuk itu, Anda wajib menurunkan berat badan agar bisa mencapai BMI normal.

Nah, untuk menurunkan berat badan, Anda perlu rutin olahraga dan mengatur pola makan yang sehat dan tepat. Lantas, makanan apa saja yang perlu dibatasi atau dihindari untuk mendapatkan berat badan ideal? Simak di halaman berikutnya.

Empat Makanan yang Perlu Dihindari untuk Mendapatkan Berat Badan Ideal

Sejumlah makanan sebaiknya dihindari untuk dikonsumsi lebih dari jam 4 sore jika ingin mendapatkan berat badan ideal.

Melansir Medical Daily, berikut empat makanan tersebut:

1. Roti putih

Roti sering menjadi alternatif asupan karbohidrat ketika sedang diet. Karena dianggap tidak jauh berbeda dan harganya juga lebih murah, roti putih lebih sering jadi pilihan dibandingkan roti gandum.


Padahal sebenarnya jumlah serat pada roti putih lebih rendah sehingga tidak terlalu menekan nafsu makan dan justru membuat makan menjadi tidak tertatur.

2. Es krim

Es krim memang nikmat dijadikan camilan saat sore hari. Tapi perlu diperhatikan bahwa rasa manis pada es krim sudah tentu juga mengandung banyak karbohidrat.

"Makan banyak karbohidrat olahan menghasilkan penumpukan lemak perut," kata Edwina Clark, ahli diet dan ahli kesehatan.

3. Permen batangan

Permen juga kerap menjadi cemilan saat mulut ingin mengunyah. Tapi itu bukan pilihan yang tepat jika berniat menurunkan berat badan.

Karena porsinya yang kecil, orang mungkin akan cenderung makan lebih banyak daripada yang seharusnya. Tapi jika ingin menghindari lemak, sangat dianjurkan berhenti mengonsumsi makanan manis tersebut.


4. Keripik kentang

Siapa yang tak suka makan keripik kentang? Rasa gurihnya kerap membuat mulut ketagihan dan sulit berhenti makan.

Namun dibalik rasanya yang nikmat, justru keripik kentang jadi salah satu makanan yang harus paling dihindari.

Menurut Livestrong, mengonsumsi makanan berlemak, keripik, dan makanan yang digoreng adalah bentuk diet yang tidak sehat dan berakibat menambah berat badan.

Sumber : suara.com