Simak Manfaat Tersembunyi Peregangan Otot

Ilustrasi. - Reuters
08 November 2020 07:27 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Peregangan pada dasarnya memiliki berbagai manfaat kesehatan termasuk meningkatkan fleksibilitas hingga mengatasi kecemasan.

Melansir Suara.com--jaringan Harianjogja.com dari Insider, berikut beberapa manfaat kesehatan dari peregangan, antara lain:

1. Meningkatkan Fleksibilitas

Latihan peregangan dapat meningkatkan fleksibilitas dan kelenturan, serta membantu sendi bergerak. Fleksibilitas sendiri diperlukan untuk menjaga kesehatan persendian dan jaringan.

Sebuah penelitian kecil tahun 2019 menemukan bahwa peregangan dinamis meningkatkan fleksibilitas dan mengurangi kekakuan pada otot hamstring.

2. Mencegah Cedera

Secara tradisional, atlet belajar melakukan peregangan secara statis sebelum olahraga untuk menghindari cedera.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa peregangan dinamis mengendurkan jaringan dan otot agar lebih efektif sebelum aktivitas fisik.

Sebuah tinjauan tahun 2007 juga menemukan bahwa peregangan baik jenis statis maupun dinamis dalam waktu 15 menit sebelum suatu aktivitas dapat mencegah cedera. Peregangan secara signifikan juga dapat mengurangi nyeri punggung bawah dan cedera otot.

3. Memperbaiki Postur Tubuh

Sebuah studi kecil tahun 2016 terhadap remaja berusia 15 hingga 17 tahun menemukan bahwa program peregangan selama 16 minggu memperbaiki postur tubuh dengan mengurangi bahu bungkuk dan kepala maju atau leher bengkok.

4. Meningkatkan Kualitas Tidur dan Meredakan Kecemasan

Peregangan tidak hanya membantu mengendurkan otot yang tegang, tetapi juga menawarkan manfaat kesehatan mental.

Sebuah studi kecil tahun 2019 menemukan bahwa peserta dengan insomnia kronis melaporkan peningkatan tidur dan kecemasan setelah peregangan tiga kali seminggu selama empat bulan,

Selain itu, peregangan dapat meredakan stres dan kecemasan. Sebuah studi kecil tahun 2013 menemukan bahwa orang yang melakukan peregangan selama 10 menit setelah bekerja dalam kurun waktu tiga bulan dilaporkan menjadi kurang cemas dan lebih energik.

Sumber : suara.com