Hidup Minimalis Bisa Munculkan Kecemasan, Ini 7 Cara Sederhana Menghilangkannya

Ilustrasi - Testube
17 November 2020 13:37 WIB Gloria Fransisca Katharina Lawi Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -- Pandemi Covid-19 membuat banyak aktivitas dibatasi. Salah satu akibatnya orang harus mengubah gaya hidup menjadi minimalis. Namun, perilaku ini ternyata sangat memberi dampak pada kesehatan mental, terutama pada masa krisis yang tak menentu ini.

Dilansir dari situs Heal Your Living pada Selasa (17/11/2020), ternyata ada sejumlah cara mengatasi anxiety atau kecemasan dengan menerapkan gaya hidup minimalis.

Nah, berikut 7 cara untuk menghilangkan kecemasan ala  seorang minimalis.

1. Jadilah Mindfulness

Anda harus sadar penuh atas kondisi dan kontrol yang mampu dilakukan diri sendiri. Anda harus mampu menerima semua perasaan dan pikiran yang dirasakan sehingga bisa menerima kecemasan sebagai bentuk ekspresi hidup. Dengan demikian, hanya diri sendiri yang mampu untuk mengatasi permasalahan mental termasuk kecemasan.

2. Lakukan Decluttering

Penting untuk Anda mulai mengosongkan beban diri dengan menghindari keributan dan mencoba melepaskan banyak hal yang terasa membebani diri. Anda perlu belajar untuk melepaskan berbagai kemelekatan dan hasrat yang membebani.

3. Mendekatkan diri dengan Alam

Anda perlu membiarkan diri Anda untuk lebih dekat dengan alam dan menghargai setiap kehadiran makhluk dalam alam. Misalnya dengan olahraga atau berjalan kaki menikmati alam.

4. Bersikap Netral

Bersikaplah untuk tidak menjadi orang yang gemar menghakimi dan menyadari keterbatasan diri untuk tidak mengetahui semua hal.

5. Doronglah Pikiran Positif

Buanglah kebiasaan berpikir negatif, bersihkan semua pikiran yang destruktif dan bangulah pikiran positif yang lebih berpengharapan.

6. Berpikiran Terbuka

Biasakanlah untuk melihat segala sesuatu dalam hidup dalam gambaran yang lebih luas sehingga Anda bisa melihat lebih banyak peluang ketimbang hambatan.

7. Praktikan Self-Love

Tidak ada obat untuk mencegah kecemasan dan perasaan negatif sehingga yang Anda harus ingat dan latih adalah menerjemahkan dengan baik perasaan dan pikiran Anda, serta bagaimana mengelolanya untuk tetap bisa memberikan rasa cinta dan kebaikan.

Sumber : Bisnis.com