Tren Rapat Virtual Akan Terus Berlanjut Setelah Covid-19 Berakhir

Zoom Video Communications, Inc. - zoom.us
26 November 2020 23:27 WIB Akbar Evandio Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Tren rapat virtual dan bekerja jarak jauh (remote working) kemungkinan akan berlanjut setelah pandemi Covid-19 mereda.

Chief Executive Officer (CEO) Mandiri Capital Indonesia, Eddi Danusaputro mengatakan bahwa masyarakat makin dekat dengan teknologi setelah dipaksa untuk beradaptasi selama pandemi mewabah. Namun, tantangan dari rapat secara virtual dan bekerja jarak jauh tetap memiliki pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan salah satunya efisiensi dari platform agar memudahkan pekerjaan.

“Ada kesulitan saat meeting virtual. Salah satunya, absensi mereka hadir tetapi apakah terlibat? Notulensi rapat mulai berubah menjadi rekaman, tanda tangan harus mulai ke digital agar lebih berkesinambungan atas kesepakatan meeting,” katanya dalam agenda #SmartpreneurForum dari Bisnis Indonesia, Kamis (26/11/2020).

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa memang membutuhkan waktu untuk beralih dan beradaptasi. Namun, tidak terbantahkan bahwa tren akan mulai beralih ke digital.

“Kami melihat pandemi, masyarakat mulai beralih ke digital dan bekerja jarak jauh. Contohnya, di kota besar, anak muda sekarang juga sudah hidup dengan teknologi. Bahkan, untuk anak muda yang di pedesaan, tetapi memang untuk yang berumur masih harus menyesuaikan,” ujarnya.

Secara terpisah, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan bahwa Indonesia tengah memasuki era baru di mana ruang realitas bukan semata berbicara mengenai ruang fisik, tapi juga ruang digital.

“Guna menghadapi realitas tersebut, masyarakat perlu diberikan pemahaman dan pengetahuan bahwa kehidupan sosial saat ini bukan lagi ruang fisik. Ruang digital adalah suatu ruang yang sudah menjadi bagian dari realitasnya,” katanya dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi X DPR RI.

Dia pun mengatakan bahwa peringkat literasi digital Indonesia secara perlahan mengalami peningkatan berdasarkan Survei Global World Digital Competitiveness Index yang dirilis Institute Management Development (IMD).

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia