Peneliti: Antibodi Virus Corona Bertahan 6 Bulan

Sel virus corona
03 Desember 2020 01:17 WIB Rezha Hadyan Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Peneliti Jepang menemukan identifikasi orangyang pernah terinfeksi Covid-19 memiliki antibodi selama setidaknya enam bulan setelah terinfeksi. Melansir NHK pada Rabu (2/12/2020), Universitas Kota Yokohama dan institusi lainnya melakukan studi terhadap 376 orang berusia 20-an hingga 70-an tahun yang terinfeksi virus korona antara Februari hingga Mei.

Mereka menganalisis sampel-sampel darah yang diambil enam bulan setelah orang-orang terinfeksi. Para peneliti menemukan bahwa 97 persen orang tanpa gejala atau memiliki gejala ringan, dan 100 persen orang dengan gejala moderat atau serius, memiliki apa yang disebut antibodi penetral dalam sistem tubuhnya.

BACA JUGA : Peneliti di AS Temukan Antibodi untuk Lindungi Manusia

Antibodi tersebut adalah jenis protein yang dihasilkan di dalam tubuh setelah infeksi. Mereka diyakini melemahkan aktivitas virus dan mencegah infeksi lebih lanjut.

Para peneliti mengatakan antibodi yang lebih kuat cenderung ditemukan pada orang yang sebelumnya mengalami gejala serius.

Studi skala besar mengisyaratkan bahwa orang-orang dengan antibodi memiliki risiko infeksi lebih rendah untuk setidaknya selama enam bulan.

BACA JUGA : Penelitian: Kekebalan terhadap Covid-19 Dapat Hilang

Para peneliti mengatakan penemuan tersebut merupakan kabar baik bagi pengembangan vaksin. Mereka juga mengatakan akan menjalankan studi lanjutan selama enam bulan ke depan.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia