Pasien Negatif Covid-19 Ada Kemungkinan Menularkan

Ilustrasi. - Freepik
09 Desember 2020 09:57 WIB Rezha Hadyan Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Muncul klaster penularan Covid-19 di sebuah rumah sakit di Kota Sapporo, Jepang. Dimungkinkan, penularan berasal dari pasien yang hasil pemeriksaannya negatif.

Pusat Medis Hokkaido di Sapporo memiliki 672 ranjang dan merupakan rumah sakit utama di kawasan itu. Sejak Februari rumah sakit itu telah menerima lebih dari 180 pasien Covid-19. Klaster penularan virus korona dikonfirmasi bulan lalu, yang mencakup 16 pasien serta perawat.

Mengutip NHK pada Rabu (9/12/2020), Odani Toshio, dokter di rumah sakit itu yang memimpin investigasi terhadap klaster tersebut mengatakan pasien yang ia yakini awal penyebar virus itu dirawat pada rumah sakit tersebut akhir Oktober lalu karena penyakit selain Covid-19. Saat itu, pasien tersebut dites negatif virus korona dan meninggalkan rumah sakit dua hari setelahnya.

Namun sekitar 10 hari setelah pasien itu keluar dari rumah sakit, dua perawat yang memberikan perawatan bagi pasien itu mengeluhkan sakit perut dan hasil tes keduanya menunjukkan positif virus korona. Pasien awal tadi juga dikonfirmasi telah terinfeksi.

Para pejabat rumah sakit meyakini pasien tersebut sudah terinfeksi virus korona saat dimasukkan ke rumah sakit itu.

Odani mengatakan virus itu pelik karena periode inkubasinya sangat panjang, mulai dari dua hari hingga dua pekan. Ia mengatakan hasil tes negatif pada saat rawat inap bukanlah merupakan bukti pasien itu tidak membawa virus tersebut.

Kepala pusat medis tersebut, Kikuchi Seiji, memperingatkan bahwa klaster penularan dapat terjadi kecuali berbagai langkah diambil dengan asumsi virus itu selalu bisa masuk ke institusi-institusi medis.

Sejauh ini, Pemerintah Jepang mengonfirmasi penambahan 2.174 kasus Covid-19 di negara tersebut pada Selasa (8/12/2020) pukul 23.59 waktu setempat. Dengan demikian total kasus terkonfirmasi di Negeri Sakura mencapai 167.347 kasus dan 536 kasus diantaranya dalam kondisi kritis.

Sebanyak 2.445 orang dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19, sementara 138.994 orang lainnya sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

Sumber : bisnis.com