Hasil Riset: Tak Makan Malam Bikin Obesitas & Terlihat Tua

Ilustrasi obesitas. - Daily Express
20 Januari 2021 20:37 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Sebuah studi baru-baru ini mengaitkan antara kebiasaan tidak makan malam terhadap kesehatan tubuh.

Banyak dari kita berpendapat bahwa makan malam berkontribusi terhadap naiknya berat badan. Namun ternyata, menghindari makan malam juga dapat menjadi bumerang.

Mengutip Insider, sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Osaka Jepang merangkum bagaimana melewatkan makan malam dapat menyebabkan naiknya berat badan hingga menyebabkan obesitas.

BACA JUGA: Penjelasan BPOM Soal Efek Samping Vaksin Sinovac

Mereka yang sering tidak makan malam juga berubah menjadi lebih tua, lebih berisiko menjadi seorang perokok, dan mengalami masalah kurang tidur.

Penelitian tersebut melibatkan 17.573 lelaki dan 8.860 perempuan berusia 18 tahun ke atas yang sudah menjadi mahasiswa di Universitas Osaka selama tiga tahun.

Berdasarkan hasil check up tahunan, para mahasiswa ditanya seberapa sering mereka sarapan, makan siang, dan makan malam. Ditemukan sebagian kecil dari mereka terkadang melewatkan makan malam.

Mereka yang melewatkan makan makam secara signifikan mengalami kenaikan berat badan 10 persen dari berat badan semula.

Mereka juga memiliki indeks massa tubuh (BMI) di atas 25, yaitu kategori orang kelebihan berat badan atau obesitas.

"Hasil ini menunjukkan bahwa mereka yang tidak makan malam, lebih signifikan mengalami kenaikan berat badan atau obesitas, dibanding mereka yang melewatkan sarapan," terang penelitian tersebut.

Ini artinya bahaya kenaikan berat badan atau obesitas, lebih parah disebabkan karena tidak makan malam, dibanding mereka yang berat badannya naik karena tidak sarapan.

Namun peneliti juga mengingatkan, makan malam yang dikonsumsi harus makanan bergizi, seperti tinggi protein tanpa lemak dan harus mengandung sayur.

Bagaimana, tetap memilih melewatkan makan malam?

Sumber : Suara.com