Ini Panduan Lengkap Cara Merawat Pasien Covid-19 di Rumah

Pekerja perempuan memproduksi alat pelindung diri sebuah perusahaan garmen saat kunjungan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di Jakarta, Rabu (1/7/2020). Kunjungan Menaker tersebut guna memastikan pekerja perempuan pada sektor industri tidak mendapatkan perlakuan diskriminatif serta untuk mengecek fasilitas laktasi dan perlindungan kesehatan bagi pekerja terutama saat pandemi Covid-19. ANTARA FOTO - M Risyal Hidayat
22 Januari 2021 21:57 WIB Mia Chitra Dinisari Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Dengan banyaknya kasus covid-19 di tanah air, kapasitas rumah sakit yang merawat pasien kian terbatas.

Karena itu, bagi mereka yang positif covid-19 dengan gejala ringan atau bahkan tanpa gejala bisa melakukan isolasi mandiri di rumah.

Tapi, isolasi mandiri harus dilakukan dengan benar. Jika ada keluarga Anda yang positif covid-19 dan ingin menjalani isolasi mandiri, berikut panduan yang bisa Anda lakukan.

Dr Merry dari Alodokter menyampaikan ada beberapa kriteria orang positif covid-19 bisa menjalani isolasi mandiri.

BACA JUGA: 2 Hari Berturut-turut Pecah Rekor, Jogja Tambah 478 Kasus Covid-19 dalam 24 Jam

Pertama, gejala yang dirasakan ringan seperti demam, batuk ringan dan sakit tenggorokan yang tidak terlalu parah.

Kedua, orang positif covid-19 tanpa gejala. Ketiga, tidak memiliki penyakit penyerta atau komorbid seperti jantung, diabetes, paru-paru yang parah dan hipertensi. Demikian dikutip dari youtube channel Alodokter.

Kriteria lainnya adalah telah terkonfimasi positif covid-19.

Selanjutnya berikut panduan lengkap merawat pasien covid-19 di rumah.

1. Menempatkan pasien di kamar terpisah dengan anggota keluarga lainnya. Pilih kamar yang memiliki ventilasi yang baik dan memiliki jendela agar sinar matahari bisa masuk.

Pastikan juga pasien hanya beraktivitas di kamar isolasi.

2. Pastikan pasien rutin mengonsumsi  obat yang telah dianjurkan dokter. Dengan cara ini, diharapkan gejala akan berkurang san pasien bisa segera pulih.

3. Siapkan makanan sehat yang bergizi sehat untuk pasien. Nutrisi yang cukup bisa menjaga kekebalan tubuh pasien sehingga diharapkan bisa cepat pulih. Konsultasikan pada dokter soal makanan yang bisa dikonsumsi dan tidak.

Ingatkan juga pasien rutin minum air putih minimal 8 gelas sehari. Sediakan tempat minum yang besar agar tidak bolak balik.

Pastikan kebutuhan tidur terpenuhi minimal 7 sampai 9 jam.

4. Gantikan pasien belanja kebutuhan harian seperti obat-obatan, peralatan mandi dan barang lainnya. Sehingga dia tidak perlu ke luar rumah. Pastikan Anda juga dalam kondisi sehat dan memakai masker saat keluar rumah.

5. Memantau kondisi pasien. Jika selama isolasi keluhan makin berat seperti demam tinggi, batuk kian parah atau sesak napas, maka bisa menghubungi hotline covid di 119 ext 9. Atau klinik lain.

Jika ada kondisi kegawatdaruratan seprrti nyeri dada, pasien gelisah, atau tidak sadarkan diri, atau bibir membiru segera bawa ke UGD.

Selain merawat pasien, Anda juga harus melindungi diri sendiri agar tidak tertular.

1. Jaga jarakn1-2 meter

2. Gunakan alat pelindung diri seperti masker, dan sarung tangan

3. Ingatkan pasien memakai masker ketika anggota keluarga lain masuk kamar isolasi.

4. Hindari berlama-lama di kamar isolasi.

5. Cuci tangan dengan rutin terutama setelah merawat pasien.

6. Pisahkan alat makan dan mandi pasien

7. Jaga kebersihan tempat tinggal isolasi terutama kamar pasien.

7. Sediakan tempat sampah khusus untuk pasien

8. Perhatikan kondisi kesehatanmu juga. Jika mengalami gejala hubungi layanan kesehatan.

Jika ada anggota keluarga positif covid-19 juga bisa mendapatkan akses pendampungan dokter pribadi yang terlatih menangani kasus covid-19.

Sumber : Bisnis.com