Hasil Studi: Semakin Lama Menaiki Tangga, Masalah Jantung Semakin Serius

Ilustrasi. - Freepik
02 Februari 2021 18:47 WIB Newswire Lifestyle Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Tes berjalan di tangga dapat menjadi indikator kesehatan jantung seseorang. Temuan tersebut berdasarkan sebuah studi baru oleh European Society of Cardiology (ESC) yang dipresentasikan di Kongres ESC pada pertengahan Desember.  

Penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit Universitas A Coruña, Spanyol, mengukur Metabolic Equivalent (MET) yang dikeluarkan pasien setelah menaiki 60 anak tangga.

MET merupakan satuan estimasi energi yang dikeluarkan dari setiap melakukan suatu aktivitas. Energi yang dikeluarkan diukur dengan seberapa banyak oksigen yang dibutuhkan tubuh untuk menyelesaikan suatu tugas.

Orang yang mencapai 10 MET dalam tes dapat menyelesaikan ujian menaiki tangga dalam waktu sekitar 45 detik. Sementara mereka yang kurang dari 8 MET membutuhkan waktu lebih dari semenit.

Dilansir dari Verywell Health, simpulan dari studi ini adalah semakin lama waktu yang dibutuhkan seseorang untuk menaiki tangga, semakin serius kondisi jantungnya.

Menurut Martha Gulati, MD, pemimpin redaksi CardioSmart, program keterlibatan pasien American College of Cardiologist, pada dasarnya ada kolerasi yang kuat antara kebugaran fisik dan kesehatan jantung.

"Kita memperkirakan kebugaran seseorang dengan banyak cara berbeda. Seseorang dapat memberi tahu Anda, 'saya bisa naik tangga tanpa masalah', kemudian kita meminta mereka mengatur waktu [untuk mengujinya] dan menggunakan hasilnya untuk memprediksi tingkat kebugaran mereka," tuturnya.

Biasanya, tes ini dilakukan karena seseorang sudah mengalami masalah seperti sesak napas atau nyeri dada.

"Ini adalah prediktor yang bagus untuk masa depan. Kita tahu ini bukan hanya dari penyebab kardiovaskular, tetapi semua penyebab," lanjutnya.

Menurut Gulati, kebugaran berhubungan dengan hal-hal lain juga, seperti bertahan hidup dari kanker, atau bebas dari kematian akibat kanker.

Sumber : suara.com